Wednesday, December 21, 2011

Alasan Umat Islam Haram Merayakan Natal

Uswah islam pada sore ini tentang seputar Hari Raya Natal bagi umat Kristiani.
Seperti dijelaskan pada postingan sebelumnya, MUI telah membuat fatwa bahwa umat islam hukumnya haram merayakan Natal ( baca Fatwa MUI tentang Natal).

Al Qur'an jelas-jelas tidak menyebutkan Natal, bahkan Injil pun demikian tidak disebutkan Natal jatuh pada tanggal 25 Desember.
Untuk itu,kita sebagai umat Islam, wajib menghormati namun tidak wajib mengikuti.
Ya kalau dipikir dengan sepintas memang Natal bukan hari rayanya umat Islam.

Namun demikian ada alasan yang lebih detail mengenai Haramnya umat Islam mengikuti perayaan Natal.
Kenapa MUI mengharamkan perayaan Natal bagi Umat Islam.

Berikut ini alasan dan argumentasi mengapa MUI mengharamkan perayaan Natal bagi umat islam.
1. Bahwa Umat Islam diperbolehkan untuk bekerja sama dan bergaul dengan umat beragama lain dalam masalah-masalah yang ebrhubungan dengan masalah keduniaan.

Dalil yang menyatakan demikian adalah sebagai berikut:
Surat Al-Hujarat ayat 13.
يَا أَيُّهَا النَّاسُ إِنَّا خَلَقْنَاكُمْ مِنْ ذَكَرٍ وَأُنْثَى وَجَعَلْنَاكُمْ شُعُوبًا وَقَبَائِلَ لِتَعَارَفُوا إِنَّ أَكْرَمَكُمْ عِنْدَ اللَّهِ أَتْقَاكُمْ إِنَّ اللَّهَ عَلِيمٌ خَبِيرٌ
Artinya:
"Hai manusia, Sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa - bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal-mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu disisi Allah ialah orang yang paling taqwa diantara kamu. Sesungguhnya Allah Maha mengetahui lagi Maha Mengenal."

Surat Luqman ayat 15.
وَإِنْ جَاهَدَاكَ عَلى أَنْ تُشْرِكَ بِي مَا لَيْسَ لَكَ بِهِ عِلْمٌ فَلا تُطِعْهُمَا وَصَاحِبْهُمَا فِي الدُّنْيَا مَعْرُوفًا وَاتَّبِعْ سَبِيلَ مَنْ أَنَابَ إِلَيَّ ثُمَّ إِلَيَّ مَرْجِعُكُمْ فَأُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُونَ
Artinya:
"Dan jika keduanya memaksamu untuk mempersekutukan dengan aku sesuatu yang tidak ada pengetahuanmu tentang itu, Maka janganlah kamu mengikuti keduanya, dan pergaulilah keduanya di dunia dengan baik, dan ikutilah jalan orang yang kembali kepada-Ku, kemudian hanya kepada-Kulah kembalimu, Maka Kuberitakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan."

2. Bahwa umat islam tidak boleh mencampur-adukkan akidah dan peribadatan agamanya dengan akidah dan peribadatan agama lain.

Dalil Al Qur'an.
Surat Al-Kaafirun ayat 1-6.
قُلْ يَا أَيُّهَا الْكَافِرُونَ
لا أَعْبُدُ مَا تَعْبُدُونَ
وَلا أَنْتُمْ عَابِدُونَ مَا أَعْبُدُ
وَلا أَنَا عَابِدٌ مَا عَبَدْتُمْ )
وَلا أَنْتُمْ عَابِدُونَ مَا أَعْبُدُ
لَكُمْ دِينُكُمْ وَلِيَ دِينِ

Artinya:
1. Katakanlah: "Hai orang-orang kafir,
2. aku tidak akan menyembah apa yang kamu sembah.
3. dan kamu bukan penyembah Tuhan yang aku sembah.
4. dan aku tidak pernah menjadi penyembah apa yang kamu sembah,
5. dan kamu tidak pernah (pula) menjadi penyembah Tuhan yang aku sembah.
6. untukmu agamamu, dan untukkulah, agamaku."

Surat Al-Baqarah ayat 42.
وَلا تَلْبِسُوا الْحَقَّ بِالْبَاطِلِ وَتَكْتُمُوا الْحَقَّ وَأَنْتُمْ تَعْلَمُونَ
Artinya:
"Dan janganlah kamu campur adukkan yang hak dengan yang bathil dan janganlah kamu sembunyikan yang hak itu, sedang kamu mengetahui."

3. Bahwa Umat Islam harus mengakui kenabian dan kerasulan Nabi Isa Al Masih bin maryam sebagaimana pengakuan mereka kepada nabi yang lain.

Dalil:
Suat Maryam ayat 30-32.
قَالَ إِنِّي عَبْدُ اللَّهِ آتَانِيَ الْكِتَابَ وَجَعَلَنِي نَبِيًّا
وَجَعَلَنِي مُبَارَكًا أَيْنَ مَا كُنْتُ وَأَوْصَانِي بِالصَّلاةِ وَالزَّكَاةِ مَا دُمْتُ حَيًّا
وَبَرًّا بِوَالِدَتِي وَلَمْ يَجْعَلْنِي جَبَّارًا شَقِيًّا

Artinya:
30. berkata Isa: "Sesungguhnya aku ini hamba Allah, Dia memberiku Al kitab (Injil) dan Dia menjadikan aku seorang Nabi,
31. dan Dia menjadikan aku seorang yang diberkati di mana saja aku berada, dan Dia memerintahkan kepadaku (mendirikan) shalat dan (menunaikan) zakat selama aku hidup;
32. dan berbakti kepada ibuku, dan Dia tidak menjadikan aku seorang yang sombong lagi celaka.

Surat Al-Maidah ayat 75.
مَا الْمَسِيحُ ابْنُ مَرْيَمَ إِلا رَسُولٌ قَدْ خَلَتْ مِنْ قَبْلِهِ الرُّسُلُ وَأُمُّهُ صِدِّيقَةٌ كَانَا يَأْكُلانِ الطَّعَامَ انْظُرْ كَيْفَ نُبَيِّنُ لَهُمُ الآيَاتِ ثُمَّ انْظُرْ أَنَّى يُؤْفَكُونَ
Artinya:
"Al masih putera Maryam itu hanyalah seorang Rasul yang Sesungguhnya telah berlalu sebelumnya beberapa rasul, dan ibunya seorang yang sangat benar, Kedua-duanya biasa memakan makanan. perhatikan bagaimana Kami menjelaskan kepada mereka (ahli Kitab) tanda-tanda kekuasaan (Kami), kemudian perhatikanlah bagaimana mereka berpaling (dari memperhatikan ayat-ayat Kami itu)."

Surat Al-Baqarah ayat 285.
آمَنَ الرَّسُولُ بِمَا أُنْزِلَ إِلَيْهِ مِنْ رَبِّهِ وَالْمُؤْمِنُونَ كُلٌّ آمَنَ بِاللَّهِ وَمَلائِكَتِهِ وَكُتُبِهِ وَرُسُلِهِ لا نُفَرِّقُ بَيْنَ أَحَدٍ مِنْ رُسُلِهِ وَقَالُوا سَمِعْنَا وَأَطَعْنَا غُفْرَانَكَ رَبَّنَا وَإِلَيْكَ الْمَصِيرُ
Artinya:
"Rasul telah beriman kepada Al Quran yang diturunkan kepadanya dari Tuhannya, demikian pula orang-orang yang beriman. semuanya beriman kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya dan rasul-rasul-Nya. (mereka mengatakan): "Kami tidak membeda-bedakan antara seseorangpun (dengan yang lain) dari rasul-rasul-Nya", dan mereka mengatakan: "Kami dengar dan Kami taat." (mereka berdoa): "Ampunilah Kami Ya Tuhan Kami dan kepada Engkaulah tempat kembali."

4. Barang siapa berkeyakinan bahwa Tuhan itu lebih dari satu, Tuhan itu mempunyai anak dan Isa Al Masih itu anaknya, maka orang itu kafir dan musyrik.

Dalil:
Suarat Al-Maidah ayat 72-73.
لَقَدْ كَفَرَ الَّذِينَ قَالُوا إِنَّ اللَّهَ هُوَ الْمَسِيحُ ابْنُ مَرْيَمَ وَقَالَ الْمَسِيحُ يَا بَنِي إِسْرَائِيلَ اعْبُدُوا اللَّهَ رَبِّي وَرَبَّكُمْ إِنَّهُ مَنْ يُشْرِكْ بِاللَّهِ فَقَدْ حَرَّمَ اللَّهُ عَلَيْهِ الْجَنَّةَ وَمَأْوَاهُ النَّارُ وَمَا لِلظَّالِمِينَ مِنْ أَنْصَارٍ
لَقَدْ كَفَرَ الَّذِينَ قَالُوا إِنَّ اللَّهَ ثَالِثُ ثَلاثَةٍ وَمَا مِنْ إِلَهٍ إِلا إِلَهٌ وَاحِدٌ وَإِنْ لَمْ يَنْتَهُوا عَمَّا يَقُولُونَ لَيَمَسَّنَّ الَّذِينَ كَفَرُوا مِنْهُمْ عَذَابٌ أَلِيمٌ

Artinya:
72. Sesungguhnya telah kafirlah orang-orang yang berkata: "Sesungguhnya Allah ialah Al masih putera Maryam", Padahal Al masih (sendiri) berkata: "Hai Bani Israil, sembahlah Allah Tuhanku dan Tuhanmu". Sesungguhnya orang yang mempersekutukan (sesuatu dengan) Allah, Maka pasti Allah mengharamkan kepadanya surga, dan tempatnya ialah neraka, tidaklah ada bagi orang-orang zalim itu seorang penolongpun.
73. Sesungguhnya kafirlah orang0orang yang mengatakan: "Bahwasanya Allah salah seorang dari yang tiga", Padahal sekali-kali tidak ada Tuhan selain dari Tuhan yang Esa. jika mereka tidak berhenti dari apa yang mereka katakan itu, pasti orang-orang yang kafir diantara mereka akan ditimpa siksaan yang pedih.

Surat At-Taubah ayat 30.
وَقَالَتِ الْيَهُودُ عُزَيْرٌ ابْنُ اللَّهِ وَقَالَتِ النَّصَارَى الْمَسِيحُ ابْنُ اللَّهِ ذَلِكَ قَوْلُهُمْ بِأَفْوَاهِهِمْ يُضَاهِئُونَ قَوْلَ الَّذِينَ كَفَرُوا مِنْ قَبْلُ قَاتَلَهُمُ اللَّهُ أَنَّى يُؤْفَكُونَ
Artinya:
"Orang-orang Yahudi berkata: "Uzair itu putera Allah" dan orang-orang Nasrani berkata: "Al masih itu putera Allah". Demikianlah itu Ucapan mereka dengan mulut mereka, mereka meniru Perkataan orang-orang kafir yang terdahulu. Dilaknati Allah mereka , bagaimana mereka sampai berpaling?"

5. Bahwa Allah SWT pada ahri kiamat nanti akan menanyakan kepada Nabi Isa as, apakah dia pada waktu di dunia emnyuruh kaumnya agar mengakui Isa dan ibunya (maryam) sebagai Tuhan.
Dan Nabi Isa as menjawab: "TIDAK"

Dalil:
Surat Al-Maidah ayat 116-118.
وَإِذْ قَالَ اللَّهُ يَا عِيسَى ابْنَ مَرْيَمَ أَأَنْتَ قُلْتَ لِلنَّاسِ اتَّخِذُونِي وَأُمِّيَ إِلَهَيْنِ مِنْ دُونِ اللَّهِ قَالَ سُبْحَانَكَ مَا يَكُونُ لِي أَنْ أَقُولَ مَا لَيْسَ لِي بِحَقٍّ إِنْ كُنْتُ قُلْتُهُ فَقَدْ عَلِمْتَهُ تَعْلَمُ مَا فِي نَفْسِي وَلا أَعْلَمُ مَا فِي نَفْسِكَ إِنَّكَ أَنْتَ عَلامُ الْغُيُوبِ
مَا قُلْتُ لَهُمْ إِلا مَا أَمَرْتَنِي بِهِ أَنِ اعْبُدُوا اللَّهَ رَبِّي وَرَبَّكُمْ وَكُنْتُ عَلَيْهِمْ شَهِيدًا مَا دُمْتُ فِيهِمْ فَلَمَّا تَوَفَّيْتَنِي كُنْتَ أَنْتَ الرَّقِيبَ عَلَيْهِمْ وَأَنْتَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ شَهِيدٌ
إِنْ تُعَذِّبْهُمْ فَإِنَّهُمْ عِبَادُكَ وَإِنْ تَغْفِرْ لَهُمْ فَإِنَّكَ أَنْتَ الْعَزِيزُ الْحَكِيمُ

Artinya:
116. dan (ingatlah) ketika Allah berfirman: "Hai Isa putera Maryam, Adakah kamu mengatakan kepada manusia: "Jadikanlah aku dan ibuku dua orang Tuhan selain Allah?". Isa menjawab: "Maha suci Engkau, tidaklah patut bagiku mengatakan apa yang bukan hakku (mengatakannya). jika aku pernah mengatakan Maka tentulah Engkau mengetahui apa yang ada pada diriku dan aku tidak mengetahui apa yang ada pada diri Engkau. Sesungguhnya Engkau Maha mengetahui perkara yang ghaib-ghaib".
117. aku tidak pernah mengatakan kepada mereka kecuali apa yang Engkau perintahkan kepadaku (mengatakan)nya Yaitu: "Sembahlah Allah, Tuhanku dan Tuhanmu", dan adalah aku menjadi saksi terhadap mereka, selama aku berada di antara mereka. Maka setelah Engkau wafatkan Aku, Engkau-lah yang mengawasi mereka. dan Engkau adalah Maha menyaksikan atas segala sesuatu.
118. jika Engkau menyiksa mereka, Maka Sesungguhnya mereka adalah hamba-hamba Engkau, dan jika Engkau mengampuni mereka, Maka Sesungguhnya Engkaulah yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.

6. Islam mengajarkan kepada umatnya untuk menjauhkan diri dari hal-hal yang syubhat dan dari larangan Allah SWT serta untuk mendahulukan menolak kerusakan daripada menarik kemashlahatan.

Dalil:
Berdasarkan hadits dari Numan bin Basyir, Rasululah SAW bersabda,
"Sesungguhnya apa-apa yang halal itu telah jellas dan apa-apa yang haram itu pun telah jelas, akan tetapi di antara keduanya itu banyak SYUBHAT (seperti halal, seperti haram), kebanyakan orang tidak mengetahui yang syubhat itu.
Barang siapa memelihara diri dari yang syubhat itu, maka bersihlah agamanya dan kehormatannya, tetapi barang siap jatuh pada yang syubhat maka berarti ia telah jatuh kepada yang haram. Misalnya semacam orang yang menggembalakan binatang di sekitar daerah larangan maka mungkin sekali binatang itu makan di daerah larangan itu. Ketahuilah bahwa setiap raja mempunyai larangan dan ketahuilah bahwa larangan Allah ialah apa-apa yang diharamkannya."

Tuesday, December 20, 2011

Ketika Putus Asa Melanda

Astaghfirullah...
Kita berlindung kepada Allah SWT dari sikap putus asa dalam menghadapi segala permasalahan hidup.

Mari kita renungkan Firman Allah SWT dalam ayat suci AL Qur'an Surat Yusuf ayat 87 di bawah ini.
Allah SWT berfirman,

يَا بَنِيَّ اذْهَبُوا فَتَحَسَّسُوا مِنْ يُوسُفَ وَأَخِيهِ وَلا تَيْأَسُوا مِنْ رَوْحِ اللَّهِ إِنَّهُ لا يَيْئَسُ مِنْ رَوْحِ اللَّهِ إِلا الْقَوْمُ الْكَافِرُونَ

Artinya:
"Hai anak-anakku, Pergilah kamu, Maka carilah berita tentang Yusuf dan saudaranya dan jangan kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya tiada berputus asa dari rahmat Allah, melainkan kaum yang kafir".
(QS. Yusuf: 87).

Dari ayat tersebut sangat jelas kalau putus asa hanyalah untuk orang-orang yang kafir. Dari putus asa bisa mengakibatkan hal lain yang bisa menyalahi aturan agama dan bahkan hukum negara, misal saja bunuh diri, merampok dan lain-lain.

Untuk itu, janganlah berputus asa apapun yang kita alami.
Sesungguhnya rezeki dan anugerah itu datangnya dari Allah SWT, bukan dari manusia atau makhluk lainnya.

Solusi Ketika Dilanda Putus Asa.
Lalu solusinya bagaimana.
Tentu saja dengan berdoa dan berharap kepada Allah SWT agar keadaan menjadi lebih baik.

Monday, December 19, 2011

Manfaat Membaca Al Qur'an

Membaca Al Qur'an termasuk sebuah amalan yang sangat mulia dan Allah SWT akan menjanjikan pahala yang berlipat ganda.

Keutamaan membaca Al Qur'an adalah sebagai berikut:
1. Dapat mencerahkan lahir dan batin.
Termasuk di sini juga untuk menyembuhkan penyakit fisik dan kejiwaan.
Allah SWT berfirman,


يَا أَهْلَ الْكِتَابِ قَدْ جَاءَكُمْ رَسُولُنَا يُبَيِّنُ لَكُمْ كَثِيرًا مِمَّا كُنْتُمْ تُخْفُونَ مِنَ الْكِتَابِ وَيَعْفُو عَنْ كَثِيرٍ قَدْ جَاءَكُمْ مِنَ اللَّهِ نُورٌ وَكِتَابٌ مُبِينٌ
يَهْدِي بِهِ اللَّهُ مَنِ اتَّبَعَ رِضْوَانَهُ سُبُلَ السَّلامِ وَيُخْرِجُهُمْ مِنَ الظُّلُمَاتِ إِلَى النُّورِ بِإِذْنِهِ وَيَهْدِيهِمْ إِلَى صِرَاطٍ مُسْتَقِيمٍ

Artinya:
15. Hai ahli Kitab, Sesungguhnya telah datang kepadamu Rasul Kami, menjelaskan kepadamu banyak dari isi Al kitab yang kamu sembunyi kan, dan banyak (pula yang) dibiarkannya. Sesungguhnya telah datang kepadamu cahaya dari Allah, dan kitab yang menerangkan.
16. dengan kitab Itulah Allah menunjuki orang-orang yang mengikuti keredhaan-Nya ke jalan keselamatan, dan (dengan kitab itu pula) Allah mengeluarkan orang-orang itu dari gelap gulita kepada cahaya yang terang benderang dengan seizin-Nya, dan menunjuki mereka ke jalan yang lurus.
(QS. Al-Maidah: 16-17).

2. Sebagai Syafaat Hari Kiamat.
Rasulullah SAW pun pernah bersabda bahwa dengan membaca Al Qur'an, dapat menjamin keselamatan di hari kiamat kelak.

Dari An-Nawwas bin Sam'an ra katanya, AKu pernah mendengar Rasululah SAW bersabda,
"Didatangkan padahari kiamat Al Qur'an dan para pembacanya yang mereka dahulu mengamalkannya di dunia, dengan didahului surat Al Baqarah dan Ali Imran yang membela pembaca kedua surat ini."
(HR. Muslim).

3. Dapat menghindarkan azab kubur.
Rasulullah SAW bersabda,
"Bacalah Al Qur'an karena ia akan datang pada hari kiamat sebagai pembela pada orang yang mempelajari dan mentaatinya."
(HR. Muslim).

4. Akan mendapat petunjuk dan pertolongan Allah SWT.

10 Manfaat Senyum Indah Kita

10 Manfaat Senyum Indah Kita - Berikut ini rangkuman tentang manfaat senyuman :

http://friansa.files.wordpress.com/2011/01/smile.jpg


1. Senyum membuat Anda lebih menarik.

Orang yg banyak tersenyum memiliki daya tarik.
Orang yg suka tersenyum membuat perasaan orang disekitarnya nyaman dan senang.
Orang yg selalu merengut, cemberut, mengerutkan kening, dan menyeringai membuat orang-orang disekeliling tidak nyaman.
Dipastikan orang yg banyak tersenyum memiliki banyak teman.

2. Senyum mengubah perasaan

Jika Anda sedang sedih, cobalah tersenyum.
Senyuman akan membuat perasaan menjadi lebih baik.
Menurut penelitian, senyum bisa memperdayai tubuh sehingga perasaan berubah.

3. Senyum bisa menular

Ketikan seseorang tersenyum, ia akan membuat suasana menjadi lebih riang.
Orang disekitar Anda pasti akan ikut tersenyum dan merasa lebih bahagia

4. Senyum menghilangkan stres

Stres bisa terlihat di wajah.
Senyuman bisa menghilangkan mimik lelah, bosan, dan sedih.
Ketika anda stres,ambil waktu untuk tersenyum.
Senyuman akan mengurangi stres dan membuat pikiran lebih jernih.

5. Senyum meningkatkan imunitas.

Senyum membuat sistem imun bekerja lebih baik.
Fungsi imun tubuh bekerja maksimal saat seseorang merasa rileks.
Menurut penelitian, flu dan batuk bisa hilang dengan senyum.

6. Senyum menurunkan tekanan darah

Tidak percaya? Coba Anda mencatat tekanan darah saat anda tidak tersenyum dan catat lagi tekanan darah saat anda tersenyum saat diperiksa.
Tekanan darah saat Anda tersenyum pasti lebih rendah.

7. Senyum melepas endorphin, pemati rasa alamiah, dan serotonin

Senyum ibarat obat alami.
Senyum bisa menghasilkan endorphin,pemati rasa alamiah, dan serotonin.
Ketiganya adalah hormon yg bisa mengendalikan rasa sakit.

8. Senyum membuat awet muda

Senyuman menggerakkan banyak otot .
Akibatnya otot wajah terlatih sehingga anda tidak perlu melakukan face lift.
Dijamin dengan banyak tersenyum Anda akan terlihat lebih awet muda.

9. Senyum membuat Anda kelihatan sukses.

Orang yg tersenyum terlihat lebih percaya diri,terkenal, dan bisa diandalkan.
Pasang senyum saat rapat atau bertemu dengan klien.
Pasti kolega Anda akan melihat Anda lebih baik.

10. Senyum membuat orang berpikir positif.

Coba lakukan ini : pikirkan hal buruk sambil tersenyum. Pasti susah.
Penyebabnya, ketika Anda tersenyum,tubuh mengirim sinyal "hidup adalah baik".
Sehingga saat tersenyum, tubuh menerimanya sebagai anugerah.

sumber: jelajahunik.blogspot.com

Dewi Malam | puisi


malam yang indah

♥♥ Malam yang anggun......
Melahirkan sejuta cerita anak manusia.......
Canda,,, tawa,,, juga tangis....
Atau senyap......

Tatkala angin dingin menyapu pasir putih di pantai....
Membentuk tulisan " cinta "
Di bawah sinar purnama.....
Untukmu..... Yach,,, untukmu....
Dari..... Sang Dewi malam......

Bintang berkedip.....
Lalu membentuk barisan dan
bertuliskan " Rindu "
untukmu pula... Yach,, untukmu...
Dari sang dewi malam....

Langit gelap menjadi begitu indah....
Ketika Sang Pencipta menghiasnya dengan
cahaya kasih sayang,,,
untukmu,,, yach untukmu...
Di muka bumi.....

Dan aq,,,,
yang berselendang sutera....
Bermata biru terbias cahaya bulan......
Memeluk kecintaan di negeri impian........ 

** DEWI MALAM **
   Oleh : Yunie Teddy

 

Related Search:

puisi, kebahagiaan, kata kata indah, puisi cinta, puisi rindu, puisi jatuh cinta, puisi cinta terbaik, puisi cinta terindah

Yesus tidak Lahir tanggal 25 Desember

Bagaimana sejarah Natal sudah ada pada postingan sebelumnya.
Lalu kenapa hingga sekarang umat Nasrani jatuh pada tanggal 25 Desember.

Natal itu sebenarnya untuk memperingatai kelahiran Yesus, yakni Nabi Isa as yang diyakini lahir pada tanggal 25 Desember. Namun, ajaran tersebut tidak dapt dibuktikan dengan literatur Injil dan Bibel.

Bahkan dalam Injil Lucas disebutkan bahwa Nabi isa as lahir pada bulan Agustus, yakni pada musim gugur pohon kurma. Manum, oleh Paulus Liberus bahwa kelahiran Yesus dirubah pada masa Kaisar Konstantinopel pada tahun 354 yang meresmikan Natal pada 25 Desember.

Oleh karena itu, perayaan Natal tanggal 25 Desember merupakan ajaran Paulus yang menghendaki seluruh umat Nasrani bersatu dalam Natal di Roma.

Sedangkan dari sisi Agama Islam, dalam hal ini Kitab SUCI AL QUR'AN yang dijadikan rujukan, menyatakan bahwa Nabi Isa as lahir pada musim gugur seperti pada postingan sebelum ini.

Wallahu A'lam.

Saturday, December 17, 2011

Sejarah Natal menurut Al Qur'an

Uswah islam mengambil hasil dari diskusi dan kajian MUI.
Natal identik dengan perayaan kelahiran Nabi Isa as. Benarkah Nabi Isa as lahir tanggal 25 Desember...

Mari kita telaah melalui kitab suci Al Qur'an.
Dalam kajian tersebut ditegaskan bahwa telah terjadi kesalahan sejarah dan penyelewengan literatur dalam kitab injil yang menunjukkan bahwa Nabi Isa as lahir pada tanggal 25 Desember.

Kelahiran Nabi Isa as.
Padahal dalam Injil Lucas menjelaskan bahwa Nabi Isa as lahir pada masa musim gugur, yakni sekitar pada bulan Maret.
Sebagai rujukan atau landasan, Al Qur'an juga menjelaskan bahwa Nabi Isa as lahir di bawah pohon kurma yang saat itu banyak buahnya. Hal ini berarti Nabi Isa as lahir pada musim gugur.

Perhatikan ayat berikut ini,

فَحَمَلَتْهُ فَانْتَبَذَتْ بِهِ مَكَانًا قَصِيًّا ٢٢

22. Maka Maryam mengandungnya, lalu ia menyisihkan diri dengan kandungannya itu ke tempat yang jauh.

فَأَجَاءَهَا الْمَخَاضُ إِلَى جِذْعِ النَّخْلَةِ قَالَتْ يَا لَيْتَنِي مِتُّ قَبْلَ هَذَا وَكُنْتُ نَسْيًا مَنْسِيًّا ٢٣

23. Maka rasa sakit akan melahirkan anak memaksa ia (bersandar) pada pangkal pohon kurma, Dia berkata: "Aduhai, Alangkah baiknya aku mati sebelum ini, dan aku menjadi barang yang tidak berarti, lagi dilupakan".

فَنَادَاهَا مِنْ تَحْتِهَا أَلا تَحْزَنِي قَدْ جَعَلَ رَبُّكِ تَحْتَكِ سَرِيًّا ٢٤

24. Maka Jibril menyerunya dari tempat yang rendah: "Janganlah kamu bersedih hati, Sesungguhnya Tuhanmu telah menjadikan anak sungai di bawahmu.

وَهُزِّي إِلَيْكِ بِجِذْعِ النَّخْلَةِ تُسَاقِطْ عَلَيْكِ رُطَبًا جَنِيًّا ٢٥

25. dan goyanglah pangkal pohon kurma itu ke arahmu, niscaya pohon itu akan menggugurkan buah kurma yang masak kepadamu,

فَكُلِي وَاشْرَبِي وَقَرِّي عَيْنًا فَإِمَّا تَرَيِنَّ مِنَ الْبَشَرِ أَحَدًا فَقُولِي إِنِّي نَذَرْتُ لِلرَّحْمَنِ صَوْمًا فَلَنْ أُكَلِّمَ الْيَوْمَ إِنْسِيًّا ٢٦

26. Maka makan, minum dan bersenang hatilah kamu. jika kamu melihat seorang manusia, Maka Katakanlah: "Sesungguhnya aku telah bernazar berpuasa untuk Tuhan yang Maha pemurah, Maka aku tidak akan berbicara dengan seorang manusiapun pada hari ini".
(QS. Maryam: 22-26).

Dalam ayat tersebut menunjukkan bahwa kelahiran Nabi Isa as adalah bukan 25 Desember, melainkan pada musim gugur kurma, karena Maryam mengambil kurma untuk makanan mereka berdua.

Tidak dijelaskan secara detail kapan Nabi Isa as lahir, namun dar literatur dan kitab Injil menyatakan bahwa Nabi Isa as lahir sekitar bulan Maret, musim gugur. Rakyat Konstantinopel memperingati kelaharian Isa dengan menyembah dewa matahari pada musim gugur.

Lalu kenapa tanggal 25 Desember umat Kristen merayakan Natal yang bertujuan untuk memperingati kelahiran Nabi Isa as.
Dalam ajaran Injil tidak dijelaskan tanggal kelahiran Yesus, namun diperkirakan pada musim gugur buah kurma.

Akan tetapi, Paulus Liberus di ROma pada abad ke-4 Masehi mengubah literatur Injil dengan menyebutkan Yesus lahir pada 25 Desember. Hal itu diperuntukkan untuk menyatukan umat Kristen dan Katolik dalam perayaan Natal, karena sesungguhnya perayaan Natal itu sendiri merupakan budaya dari umat Katolik Roma pada masa Kaisar Konstantinopel.

Kaisar Konstantin melakukan persembahan dan perayaan untuk menyembah dewa matahari pada musim gugur, kemudian diikuti oleh rakyat yang akhirnya dikenal dengan Natal.
Jadi, dalam Al Qur'an telah menunjukkan bahwa Hari Natal, Hari Kelahiran Nabi Isa as bukan tanggal 25 Desember, melainkan pada musim gugur kurma, yakni sekitar bulan Maret.

Wallahu A'lam.

Kejarlah Ilmu Wahai Muslimah

Dr  Kamal  al-HaIbawi, alim Mesir yang tinggal di Pakistan, dalam sebuah ceramahnya pernah mengisahkan pandangan seorang ,ulama tradisional tatkala ditanya komentarnya tentang peran perempuan dalam Islam: ,,Perempuan hanya boleh keluar rumah dalam tiga kondisi, pertama keluar dan rahim ibunya saat ia dilahirkan. Kedua, keluar menuju rumah suaminya setelah perni-kahan dan ketiga keluar dari rumahnya menuju liang lahat, tempatnya beristirahat untuk selama-lamanya!"
Nah... Iho? Landasan apa yang digunakan sehingga ia ber-pendapat demikian? Apa dalilnya, dari sudut mana ia me-mandang permasalahan perem-puan dalam Islam ? Apa yang melatarbelakangi pernyataan itu muncul?
Mungkin itu serentet pertanyaan yang meluncur dari bibir kita saat mendengar fatwa sang ulama di atas. Tapi masalah peran dan posis muslimah, khu-susnya di bidang ilmiyah, dalam gambar kebangkitan Islam yang kian marak dan menjamur memang sebuah misteri yang masih remang-remang. Tak percaya? Coba saja simak uraian di bawah ini

Fenomena Muslimah
Bicara masalah perempuan, seperti yang Rasul katakan, jika tak hati-hati, sama dengan mengurai benang kusut yang memiliki banyak simpul. Sampai-sampai Rasul Saw pernah bersabda bahwa babus syaithan dan babun nisaa merupakan dua topik yang tak pemah habis dibahas, dikaji dan diseminarkan.
Namun in bukan berarti bahwa dua bab ini tak dapat dikaji tuntas. Tentu bisa. Islam telah memberikan demikian banyak petunjuk, dimanakah orbit perempuan dalam sistem raya Islam ini. Menurut tuntunan Rasul, Islam sebagai agama yang amat memperhatikan  masalah  keseimbangan, menegaskan bahwa perempuan adalah pendamping pria dalam upaya menegakkan kalimat Allah. Jika hendak diumpamakan  wanita dan pria laksana dua bintang yang berada pada orbit yang berbeda, namun memiliki peran yang sama menentukan bagi kesimbangan jagat ini. Sama sepert yang Allah Ta’ala katakan : (QS Yasin : 40)
Tinggal memang, perkembangan zaman menghadirkan masalah-masalah baru bagi mus-limah. Hal-hal yang selama ini tak pernah ada dalam kamus kemuslimahan tiba-tiba muncul. Ide emansipasi dan ideologi feminisme masuk mengisi rongga otak banyak muslimah. Hasilnya berwujud berseliwerannya para perempuan memenuhi ruang perkantoran, pusat perbelanjaan, dan pabrik-pabrik. Se-bagian menorehkan prestasi di bi-dang ilmu, sementara sekelompok lainnya asyik menekuni bidang politik bahkan militer.

Dan,  banyak fakta menunjukkan bahwa   prestasi yang  dihasilkan kaum hawa ini tak beda jauh, sebagian bahkan melampaui apa yang diraih pria.  Ide dan contoh nyata ini tentu memberikan inspirasi serta motivasi baru bagi sebagian muslimah untuk mengekor keberhasilan rekan sejenisnya di belahan bumi lain, mayoritas di barat. Arus ini bagaikan badai yang menerjang benteng pertahanan yang selama ini dibangun untuk melindung perempuan  agar tetap ada dalam istananya.
Di sisi yang lain arus ini juga memunculkan pertanyaan pada sebagian muslimah ihwal gugatannya terhadap ?pagar-pagar" yang selama mi membatas ruang geraknya dalam beraktivitas. Khususnya pada peran yang dapat diemban seorang muslimah dalam gerak kebangkitan ummat yang tengah berlangsung ini.

Menggugat Mitos
Di antara masalah yang mungkin sering menggelegak dalam jiwa para muslimah namun takut untuk mengungkapkannya ke permukaan adalah banyaknya mitos yang berkembang memagari seorang muslimah.
Dr. Yusuf Qardhawi pernah melontarkan keheranannya saat ia melihat fenomena maraknya upaya menjauhkan para musli-mah dan majelis ilmu. ,,Tahun 70-an, saya terus menghadiri muktamar tahunan Asiosasi Ma-hasiswa Islam Amerika dan Kanada selama beberapa tahun, dimana ikhwan dan muslimah hadir menyaksikan jalannya ceramah. Muslimah yang hadir disitu ikut mendengar komentar, pertanyaan, jawaban dan diskusi ten-tang masalah-masalah Islam yang besar, baik menyangkut fikrah, ilmiyah, sosial, pendidikan dan politik. Tapi tahun delapan puluhan, suasana menjadi berubah. Ketika saya menghadiri beberapa muktamar di Eropa dan Amerika, saya temukan pemisahan total dua jenis kelamin itu. Saya lihat para akhowat tidak dapat menghadiri sebagian besar dan cera-mah-ceramah, diskusi dan seminar yang dikelola oleh laki-laki. Padahal forum itu begitu penting bagi wanita. Di antara muslimah ada yang mengadu pada saya tentang kebosanan mereka mengikuti ceramah-ceramah yang hanya seputar kewanitaan saja, seperti hak-hak, kewajiban dan kedudukan wanita dalam Islam."(Prioritas Gerakan Islam, Dr. Yu-suf Qardhawi, Buku Kesatu, hal. 98-99)
Itu baru satu kasus. Masih ada yang lain, seperti anggapan suara wanita itu aurat, bertanya melalui kertas, ketakutan menolak calon suami dan lain-lain. Dalam ma-salah yang khas dengan peran muslimah menuntut ilmu, mitos itu bisa tercium dari pandangan sinis terhadap mereka para muslimah yang aktif menekuni ilmu di bangku sekolah dan perguruan tinggi. Keengganan sebagian muslimah yang memiliki kesempatan dan kemampuan untuk melanjutkan pendidikan bertolak dari anggapan bahwa bekal seorang muslimah yang utama adalah berbakti pada  suami dan menjadi ibu.  Sementara kebingungan melanda sebagian muslimah yang sudah menyelesaikan atau tengah berjuang menyelesaikan pendidikannya kemana akan dimanfaatkan ilmunya itu nanti. Semuanya tersimpul menjadi satu mengikat dan membatasi peran muslimah dalam sumbangannya terhadap kebangunan Islam.

Akar Masalah
LaIu kenapa pemikiran nyeleneh atau mitos ten-tang muslimah itu muncul dan malah seolah disahkan dalam aktivitas keseharian?  Ada beberapa penyebabnya.
Pertama, masalah keluasan pemahaman seseorang. Masalah kefahaman ini amat menentukan persepsi dan amal seseorang ten-tang suatu hal. Pemahaman yang luas, integral dan terpadu akan membat seseorang arif dalam mengeluarkan fatwa atau pen-dapat.
Islam tak pernah memandang dan menilai muslimah sebagai masyarakat  kelas dua dengan hak dan tanggung jawab yang lebih rendah dari kaum pria. Is-lam mewajibkan menuntut ilmu bagi wanita dan pria, nabi Mu-hammad saw mewasiatkan a-gar orang tua mengutamakan pendidikan anak perempuannya:
,,Barangsiapa mempuanyai anak perempuan, kemudian mendidiknya, berbuat baik kepadanya, dan mengawinkannya, baginya syurga." (HR Ihnu Hibban)
Panggung sejarah keagungan Islam jelas banyak melibatkan peran aktiv kaum muslimah di berbagai bidang.
Di sisi jihad dan tadhiyyah (pengorbanan) mereka kepada Islam, tercatat Summayyah lah sebagai muslimah pertama yang menyumbangkan nyawanya demi keimanan dan memperoleh syahadah.

Manusia pertama yang me-nyambut da'wah Islam sekaligus menopang banyak manuvernya juga dari kaum  muslimah; Khadijah binti Khuwaiiid ra.
Selain itu banyak pula dikisahkan, para shahabiyyat ra yang turut membantu kaum muslimin dalam peperangan.
Di bidang pengetahuan juga tidak kalah. Para shahabiyat ra pernah meminta agar diadakan pertemuan khusus buat mereka dalam mempelajar ilmu, sebagaimana yang dilakukan Rasul kepada para shahabat. Kemudian Nabi memenuhi kehendak mereka dengan memberikan waktu khusus.
Aisyah Ummul mu'-mminin ra dikenal sebagai orang yang paling ahil  tentang fiqih, kedokteran dan puisi. Karena kepandaiannya itu Rasulullah pernah berkata kepada para shahabat-nya: ,,Ambilah separuh agama kalian dan AI--Humairan ini, yakni sayyidatina Aisyah ra., Um-mul mukminin"

Dalam ilmu hadits, lbnu Asakir menyebutkan lebih dan delapan puluh wanita ahli hadits. Aliyah binti Hasan, pemimpin Bani Syaiban, seorang yang cerdik lagi terhormat sering dikunjungi oleh Shaleh Al-Marwi dan tokoh-tokoh ulama fiqih Bashrah untuk dimintai pendapatnya  tentang berbagai masalah.
Zainab binti Ummi Salamah,  dilukiskan oleh lbnu Katsir salah seorang yang paling da-am ilmu agamanya di Madinah saat itu.
Selain itu, ada di antara para shahabat ra yang sering membacakan catatannya di ha-dapan seorang shahabiyyah yang bernama Ummu Sa'ad binti Rabi'. Mereka mohon dikoreksi bila terdapat kesalahan-kesalahan datam catatannya.

Ada Iagi yang bernama Ka'biyyah binti Sa'ad Al-Aslamiyyah, salah seorang dokter wanita. Beliau mendirikan tenda poliklinik yang bersebe-lahan dengan masjid Nabawi, memberikan pelayanan kesehat-an kepada masyarakat Islam. Atas jasa jihad dan sosialnya itu, Rasulullah memberinya hadiah se-buah anak panah di waktu pe-rang Khaibar.
Rasul juga pernah menunjuk  Asy-Syafa'  binti Abdullah untuk mengajarkan tu-lis-baca kepada kaum muslimin. Asy-Syafa' pun digelar "guru wanita pertama dalam Islam". Selanjutnya, masih sederet nama dan peristiwa iagi yang sejenis.
Uraian di atas, jelas menggambarkan bahwa Islam tak pernah mempersempit ruang gerak wanita menuntut ilmu dan menunaikan  kewajiban  mereka membangun peradaban masyarakat Islam. Mereka, para shahabiyyat mengerti kedudukan dan peranan yang mereka emban dalam menghasung pembangunan sebuah masyarakat Islam. Mereka selalu aktif dalam proses belajar dan mengamalkan ilmu-nya untuk orang lain, mereka berlomba mencapai tingkat perjuangan yang maksimal untuk membangun masyarakatnya.

Kedua, seringkali mitos-mitos itu muncul bukan didasari nilai-nilai Islam. Mitos dan aturan yang merugikan umat sendiri itu seringkali datang dan luar Islam: adat, tradisi, dan pandangan ma-syarakat setempat hingga reka-yasa musuh-musuh Islam.
Masyarakat pra Islam, baik zaman sebelum Rasul maupun zaman kini, kebanyakan meman-dang perempuan sebagal makh-luq yang berderajat rendah. Umar bin Khattab ra. pernah ber-ujar: ,,Pada zaman jahiliyah kami tak pernah memberikan hak apa-pun pada wanita. Sampai Allah Ta’ala yang Maha Tinggi menu-runkan perintah yang penting pada mereka dan memberikan pada mereka bagian yang tepat."
Aristoteles memandang wanita adalah ,makhluk yang belum sele-sai penciptaanya'. Sementara dalam Rig weda tertulis: "Tidak boleh menjalin persahabatan de-ngan wanita. Pada kenyataannya, hati wanita adalah sarang srigala." (Rig Weda, 10, 95, 15.)

Beberapa Pilar Peran Muslimah
Wanita muslimah bukanlah bilangan yang dapat diabaikan dan makhluq yang dapat disia--siakan. Rasulullah saw bersabda bahwa  wanita adalah saudara kandung laki-laki. Islam mem-herikan peluang yang sama besar pada laki-laki mapun perempuan untuk mereguk sebanyak mungkin pahala yang Allah sediakan bagi mereka yang beramal.
Ada beberapa pilar yang dapat dijadikan sandaran bagi muslimah untuk berkiprah dalam lapangan ilmiyah di masyarakat:

Pertama, Pria dan wanita me-miliki derajat hak dan tanggung jawab yang sama disisi Allah Ta'ala. Namun jangan berpikir bahwa persamaaan ini juga menuntut tugas yang sama. Sekali lagi, sebagaimana telah diungkap di atas, kcduanya ada dalam orbit ! yang berbeda. Keduanya memiliki tugas dan peran yang berbeda-beda, namun saling melengkapi. Untuk itu, keduanya pun harus memiliki bekal yang cukup sehingga tugas yang diletakkan pada pundaknya dapat terlaksana.

Kedua, pria dan wanita diberi bekal fitrah dan potensi yang sama. Saat Allah Ta'ala men-ciptakan manusia, tak pernah dibedakan apakah ia perempuan atau laki-laki. Karena itu, peluang perempuan untuk berprestasi ter-buka sama lebarnya dengan laki--laki. Tinggal sekali lagi, tentu keduanya berada pada orbit ma-sing-masing.
Maka tak heran jika Rasu-lullah saw memuji wanita Anshar yang giat bertanya:"Allah akan merahmati wanita Anshar, mereka tidak malu-malu lagi mempelajari agama."

Ketiga, wanita islam haruslah wanita yang penuh dengan vi-talitas dan kerja nyata. Rasulullah saw menganjurkan agar kaum wanita selalu berkarya,"Sebaik-baik canda seorang mukminah di rumahnya adalah bertenun." (Asadul Ghabah, jilid 1 hal.241)
Qailah Al-Anmariyah, seorang sahabiyah yang juga pedagang, pernah bertanya pada Rasul: "Ya Rasulullah, saya ini seorang pedagang. Apabila saya mau menjual barang, saya tinggikan harganya di atas yang diinginkan, dan apabila saya membeli saya tawar ia di bawah yang ingin saya bayar. Maka Rasul menjawab," Ya, Qailah! Janganlah kau berbuat begitu. kalau mau beli, tawarlah yang wajar sesuai yang kau inginkan. dikasih atau ditolak."
Ustadz Umar Tilmisan menyatakan bahwa Islam tidak melarang seorang wanita men-jadi dokter, guru sekolah, tokoh masyarakat, perawat, peneliti dalam berbagal bidang ilmu, penu-lis, penjahit serta profesi lain sepanjang itu tidak bertentangan dcngan kodrat kewanitaanya.

Keempat, hendaknya aktivitas dibidang keilmuwan itu tidak melupakan tugas utama seorang wanita  sebagai  penanggung-jawab masalah kerumah-tanggaan. Firman Allah Ta'ala: Dan hendaklah kamu tetap di rumah-rumah kamu ..." (QS al-Alizab: 33)
Jika keserasian ini terjaga, maka tak hanya ummat Islam yang beruntung karena mendapat tambahan tenaga dan partner baru dalam berjuang, namun cita-cita menegakkan kalimat Allah kian datang mendekat. Semoga Allah Ta'ala selalu menyertai langkah kita. Amiin.


Copyright: zie's gallery 

Oleh : Fahima -forum silaturahm muslimah
Sumber : Ishlah 7/II/1994

Related Search:

muslimah, curhat muslimah, tentang muslimah, muslimah cerpen, muslimah cantik

@ suatu hari di Desember

Telah kau sirami
Bunga-bunga di taman hatiku...
Telah kau terangi gelap
Yang menyelubungi lubuk hatiku...

Salam cinta
Salam rindu
Salam hormat
Untuk semua kesenangan cinta ini

Kumohon,
Tetaplah di sini
Tetaplah berdiri diantara sepiku
Semangati hidupku
Tuntaskan bahagiaku

Dan aku telah menyerah
Pasrah dalam takdir cintamu
Berlayar bersama di samudera biru
Menuju cakrawalamu....

@suatu hari di Desember
Oleh :
Anggie D. Widowati 
puisi




 

 

 

 

Yang Nyangkut dari Mesin Pencari:

puisi, puisi cinta, puisi rindu, puisi jatuh cinta, puisi pernikahan, puisi perkawinan, puisi cinta terbaik, puisi cinta terindah

Fatwa MUI tentang Natal

Majelis Ulama Indonesia atau MUI menyatakan bahwa mengikuti perayaan Natal hukumnya adalah haram, termasuk juga mengucapkan Selamat Natal.

Islam melarang umatnya ikut merayakan Natal pada 25 Desember. Alasannya, Natal tidak diajarkan dalam kitab Injil, apalagi kelahiran Nabi Isa as dilambangkan dengan pohon Natal.

Berikut ini Fatwa MUI Tentang Natal:
1. Perayaan Natal di Indonesia meskipun tujuannya merayakan dan menghormati Nabi Isa as, akan tetapi Natal itu tidak dapat dipisahkan dari soal-soal yang diterangkan di atas. (Nabi Isa as tidak lahir tanggal 25 Desember, melainkan bulan Maret).
2. Mengikuti upacara Natal bersama bagi Umat Islam hukumnya haram.
3. Agar umat Islam tidak terjerumus kepada syubhat dan larangan Allah SWT, dianjurkan untuk tidak mengikuti kegiatan-kegiatan Natal.

Oleh karena itu, sebaiknya sebagai umat islam, kita cukup menghormati dan saling menghargai keyakinan masing-masing. Jika diundang bagaimana, ada yang berpendapat tidak boleh, namun ada yang berpendapat boleh, asalkan tujuannya tidak untuk merayakan Natal, melainkan hanya bersilaturrahmi dan saling menghormati saja.

Friday, December 16, 2011

Senyum Buruk Penuh Lumpur



Senyum Buruk Penuh Lumpur
Senyum itu murah meriah tapi besar artinya.
Irfan & Buruk/ence
Senyum itu murah meriah tapi besar artinya.
Senyum, Kalau gk senyum Wajah mereka kaya apa tuh..??? Penuh lumpur Begitu,...???? haha
Tapi memang senyum itu membuat indah suasana,..!!!
 
Sahabat... tahukah anda bahwa "wajah yang selalu ceria akan memperlambat penuaan"

Tersenyumlah... Karna senyum akan membuat dunia menjadi indah penuh warna,
Senyuman itu ibarat lukisan hati dan bahasa jiwa. Wajah orang yang ceria, murah senyum (dalam arti yang wajar bukan untuk menggoda) itu lebih enak dipandang, nyaman, menyenangkan dan membuat kita betah berada di dekatnya. senyumpun Membuat blog Senyum`ku menjadi ramai,,.. hahaha

Senyum yang tulus seolah-olah mampu menyegarkan kembali bunga-bunga yang layu dan mampu membuat burung-burung berkicau mendendangkan nyanyian optimis. Untuk itu tebarkan senyum yang tulus karena senyum itu sedekah. Jangan pernah meremehkan sebuah kebaikan meskipun hanya dengan senyuman karena bisa jadi kesuksesan berawal dari senyum dan sikap yang ramah terhadap sesama. Rasulullah bersabda; "Janganlah kamu meremehkan kebaikan sedikit pun, walaupun hanya dengan wajah berseri ketika bertemu saudaramu."(HR. Muslim).

Semoga Senyumku disini dapat Memberikan kemanfa'atan untuk semua pembaca blog ini.. A_miin


Salam senyum dari kami

Tuesday, December 13, 2011

Khasiat Surat Ali Imran Ayat 35-37

Ayat ini sangat bagus diamalkan oleh perempuan yang hamil untuk melindungi kandungan mereka dari berbagai penyakit, kecacatan dan dari gangguan makhluk halus.

Ayat ini juga boleh ditulis dan dibawa kemana saja kecuali ke tempat yang kotor dan bernajis.

Jika diletakkan pada anak kecil, insya Allah akan terpelihara dari terkejut, terjaga malam dan selalu menangis.
Tulis ayat ini pada sekeping kertas dengan memisahkan hurufnya lalu letakkan di dalam tempat usaha.
Insya Allah jualan akan laris.

Wallahu A'lam.

Biang Gosip [BIGOS]

Gosip/Ghibah adalah menyebutkan sesuatu yang terdapat pada diri seorang muslim, sedang ia tidak suka (jika hal itu disebutkan). Baik dalam keadaan soal jasmaninya, agamanya, kekayaannya, hatinya, ahlaknya, bentuk lahiriyahnya dan sebagainya. Caranya-pun bermacam-macam. Di antaranya dengan membeberkan aib, menirukan tingkah laku atau gerak tertentu dari orang yang dipergunjingkan dengan maksud mengolok-ngolok.
Asiknya Ngegosip!!!!
Mengapa Kita Senang "Ngegosip"?

KOMPAS.com — Anda pernah menghitung, berapa jumlah acara infotainment di saluran televisi kita? Anda mungkin tak pernah melakukannya karena jumlahnya begitu banyak. Hal ini menandakan, acara gosip tersebut memang disukai dan dicari penonton televisi. Termasuk kita, tentunya.
Gosip sering melibatkan tokoh-tokoh selebriti. Namun, pada dasarnya kita tak hanya bergosip tentang selebriti, melainkan juga orang-orang di sekitar kita.
Faktanya cukup mengerikan.
Menurut sebuah studi pada 2009 yang dilakukan Nicholas Emler PhD, profesor psikologi di University of Surrey, Inggris, sebanyak 80 persen dari obrolan sehari-hari kita bersifat pribadi, dan kebanyakan hanya merupakan gosip. Alasan utamanya, "Karena itu menyenangkan," kata Frank McAndrew PhD, profesor psikologi di Knox College di Galesburg, Illinois.
Bahkan, pikiran kita memang dirancang untuk berpikir seperti itu, demikian menurut antropolog biologis Helen Fisher PhD. Ketika kita mendengar sesuatu yang bernada gosip, otak kita menanggapi dengan cara yang sama seperti ketika kita mengalami pengalaman yang baru dan menarik. Pada saat itu, kadar dopamin pada otak meningkat.
"Dengan dorongan dopamin, datanglah energi dan rasa antusias," ujar penulis buku Why Him? Why Her?: How to Find and Keep Lasting Love ini.

Kenapa Kita Melakukannya....???

Alasan utama mengapa kita suka gosip adalah mengetahui apa yang terjadi pada orang lain. Karena kita tidak pernah tahu apa yang sesungguhnya sedang dipikirkan orang lain, kita berusaha mengumpulkan informasi mengenai mereka dengan berusaha masuk ke alam pikiran mereka.
"Kita selalu menyelidiki, mencoba menyibak misteri di dalam dirinya," kata Emrys Westacott PhD, profesor filosofi di Alfred University in Alfred, New York, dan penulis buku The Virtues of Our Vices. Berbicara, meskipun isinya cuma gosip, menjadi langkah penting untuk mengenal orang melalui orang lain.

Anda mungkin akan berkilah, bukankah ada cara lain untuk mendapatkan informasi tersebut? Betul, tetapi sering kali kita tidak mampu menahannya. Bergosip adalah bagian dari DNA kita. Agar tetap hidup dan berkembang, nenek moyang kita harus bekerja dengan orang lain, dan mereka harus mengambil keputusan, siapa yang harus mereka percayai untuk berburu bersama, atau dengan siapa mereka harus berpasangan. Nah, melalui gosiplah mereka mendapatkan informasi tersebut.
Pada masa sekarang, kita mungkin tidak perlu bergosip untuk bertahan hidup, tetapi hal ini bisa membantu kita mengetahui siapa yang bisa kita percayai, dan siapa yang harus kita jauhi. Gosip menjadi cara untuk menavigasi jaringan sosial kita yang rumit, kata Robin Dunbar PhD, direktur Institute of Cognitive & Evolutionary Anthropology di University of Oxford.

Di sisi lain, kita juga bergosip untuk membiarkan orang lain mengetahui siapa kita. Misalnya, Anda sedang mengabarkan tentang tetangga Anda yang sedang selingkuh. Maka dengan memberikan pendapat, kita ingin menunjukkan pada orang lain bagaimana moral kita. Sebaliknya, Anda juga akan menemukan apakah orang yang Anda ajak bicara sepakat dengan pendapat Anda atau tidak.
"Anda mungkin akan mengatakan pada teman Anda, 'Kita kan enggak pernah begitu ya?'" kata Dr Fisher. Anda berusaha mengafirmasi kembali dan menyiarkan nilai-nilai Anda sendiri.


Yang Nyangkut dari Mesin Pencari:

pengertian gosip, definisi gosip, gosip, Bahaya gosip, pengertian nggosip, definisi nggosip, definisi pergaulan, pengertian gosip dan bahayanya, definisi pergaulan remaja, cerita ngegosip

Khasiat Surat Ali Imran Ayat 26-27

Wiridkan ayat ini mudah-mudahan Allah SWT akan memberkati kerja kita dan meluaskan rezeki.

Ayat ini sangat sesuai jika dicobat ketika mendapatkan pekerjaan baru.
Ayat ini juga boleh ditulis di kertas atau timah dan dibawa kerja.

Wallahu A'lam.

Khasiat Surat Ali Imran Ayat 14

Ayat ini boleh digunakan untuk mencari jodoh.
Bacalah ayat ini sambil membayangkan wajah orang yang dikehendaki, kemudian tiup di telapak tangan dan sapukan ke muka.

Insya Allah orang yang dikehendaki berbelas kasih.
Wallahu A'lam.