Showing posts with label Wali. Show all posts
Showing posts with label Wali. Show all posts

Thursday, December 2, 2010

Makrifat

Makrifat adalah mengenal Allah SWT.
Contoh nyata ahli makrifat adalah para wali, sebab para wali itulah yang memiliki tataran makrifat.
Ia kasyf, yaitu tersingkapnya penglihtatan batin terhadap hal-hal gaib, rahasia dan semua misteri terlihat secara nyata, senyata penglihatan mata di kepala manusia.

Lalu apa tanda-tanda ahli makrifat..

Pertama.
Adalah siddiq.
Jujur tidak pernah bohong.

Kejujuran.
Ya itulah ciri makrifat yang pertama.
Seorang wali tidak akan pernah berdusta.
Bila berdusta, maka sama halnya dia menipu dirinya sendiri.

Jika menipu dirinya sendiri, berarti menipu Allah SWT.
Allah berfirman,
"Ia bersamamu di mana pun kamu berada."
Oleh karena itu Dia tahu jika kalian menipu atau tidak.
Karena itu jika orang yang mengaku makrifat tapi dia berdusta, maka dia bukanlah ahli makrifat atau wali.

Kedua.
Mampu melihat malaikat.
Paling tidak, ia mampu mendengar puji-pujian para malaikat kepada Allah SWT.

Ya ini merupakan tanda kewalian seseorang berikutnya.
Ia mampu melihat malaikat.
Dalam istilah tasawuf, makrifat artinya pengetahuan yang jelas dan pasti tentang Tuhan yang diperoleh melalui sanubari.

Orang yang memiliki kemampuan seperti itu berarti menduduki tingkatan teman Allah.
Yaitu derajat waliyullah.
Orang yang demikian, nafasnya adalah keramat.
Mengandung kekuatan penyembuhan.

Bila ada seseorang yang mengatakan bahwa si FULAN itu waliyullah, maka yang perlu dipertanyakan kepadanya apakah ia mendengarkan pujian-pujian para malaikat atau tidak.
Jika tidak, mana mungkin dia itu makrifatullah.

Kita bernafas 24.000 kali setiap harinya.
Setiap nafas adalah perbuatan baik atau jelek.
Sudahkah kita menghitung dan memeriksa apa yang telah kita lakukan tiap nafas.
Sulit dan sulit tentunya.
Tapi pari Wali melakukan hal itu.
Tiap nafas yang ditiup dan dihembuskan merupakan amalan kebaikan.

Dalam tiap tarikan nafas mereka berkata,
"Ya Allah, ampuni saya."
Astaghfirullaahal Adzim....

Thanks to...
P.P. LRBY KDR..

Saturday, August 28, 2010

Al Wali Menurut Al Qur'an

Perlu diketahui bahwa kata al wali diambil dari beberapa firman Allah SWT sebagai berikut:

"Allah adalah pelindung (wali) orang-orang yang beriman."
(QS.Al Baqarah 2:257).

"Dan Dia melindungi (yatawalla) orang-orang yang shaleh."
(QS.Al A'raf 7:196).

"Engkaulah Penolong kami (maulana), maka tolonglah kami dari kaum yang kafir."
(QS.Al Baqarah 2:286).

"Yang demikian itu karena sesungguhnya Allah adalah pelindung (maula) orang-orang beriman dan karena sesungguhnya orang-orang kafir itu tidak mempunyai pelindung."
(QS.Muhammad 47:11).

"Sesungguhnya penolong kamu (waliyyukum) adalah Allah dan RasulNya."
(QS.Al Maidah 5:55).

Definisi Wali Allah

Penjelasan tentang makna wali ada 2 yaitu:
1.Kata Al Wali merupakan bentuk superlatif dari subyek (fa'il), seperti kata al 'alim bermakna yang sangat alim dan kata al qadir bermakna yang sangat berkuasa.

Maka kata al wali bermakna orang yang sangat menjaga ketaatan kepada Allah tanpa tercederai oleh kemaksiatan atau memberi kesempatan pada dirinya untuk berbuat maksiat.

2.Kata al Wali merupakan subyek bermakna obyek, seperti kata al qatil bermakna yang terbunuh dan al jarih bermakna yang terluka.

Maka kata al Wali bermakna orang yang dijaga dan dilindungi oleh Allah SWT, dijaga terus menerus dari berbagai macam maksiat dan selamanya mendapat pertolongan Allah untuk selalu berbuat taat.

Karomah Wali

Mukjizab Nabi membuktikan kejujuran dan kebenaran agama yang di embannya.
Allah berfirman,
"Ingatlah sesungguhnya wali-wali Allah itu tidak merasa takut dan sedih.
Mereka adalah orang-orang yang beriman dan selalu bertakwa.
Bagi mereka berita gembira dalam kehidupan dunia dan kehidupan akhirat.
Tidak ada perubahan bagi kalimat-kalimat Allah.
Yang demikian itu adalah kemenangan besar."
(QS.Yunus 10:62-64).

Kejadian Luar Biasa

Kejadian-kejadian di luar kebiasaan manusia ada 3 macam kejadian luar biasa yang di ikuti dengan beberapa ketentuan yaitu:
-Pengakuan Ketuhanan.
-Pengakuan Kenabian.
-Pengakuan Kewalian.
-Pengakuan Sihir dan Mentaati Setan.