Komite Nasional Bagian Urusan Agama Republik Azarbaijan memerintahkan kepada para khatib masjid diseluruh penjuru Negara untuk melaksanakan shalat Jumat kemarin, diganti Sabtu (30/06) hari ini.
Alasan pemindahan tersebut karena dinilai mengganggu jam kerja, karena hari Jumat di Azarbaijan termasuk hari kerja resmi negara.
Menurut pemerintah Azarbaijan, pemindahan shalat Jumat ke hari Sabtu diharapkan dapat mengurangi kinerja para pegawai dan pekerja pemerintah.
Libur resmi pemerintah Azarbaijan adalah hari Sabtu dan Minggu, yang memungkin bagi pegawai pemerintah tidak terganggu jam kerjanya.
Menanggapi alasan pemerintah, khatib Masjid Masyhadi Dodosh, H Shahin Hasanali mengatakan, pemindahan tersebut dinilai sebuah sentimen politik belaka.
“Pemerintah khawatir shalat Jumat menjadi ajang pendidikan politik yang bisa mencoreng wibawa pemerintah. Yang namanya sholat Jumat tidak bisa dipindah hari,” ujarnya.
Republik Azarbaijan adalah negara kecil yang mayoritas penduduknya beragama Islam. Dilaporkan, jumlah komunitas muslim disana mencapai 90% dari total keseluruhan warganya.
Kedekatan rezim yang berkuasa dengan Israel, menyebabkan kebijakan-kebijakan pemerintah cenderung anti Islam.
Hingga kini, warga muslim Azarbaijan masih memperjuangankan hak-hak kaum muslimah untuk mengenakan jilbab
Showing posts with label Berita. Show all posts
Showing posts with label Berita. Show all posts
Monday, July 2, 2012
Inilah Massa Kampanye Terbesar di Pilkada 2012
Kampanye akbar calon Gubernur (Cagub) dan wakil Gubernur (Cawagub) nomor urut 4, Hidayat Nurwahid-Didik Junaidi Rachbini pada Ahad ini diramaikan ratusan ribu pendukung.
Sepanjang Jalan Rasuna Said hingga Gelanggang Olah Raga (GOR) Brojo Sumantri dipenuhi pendukung berbaju oranye khas pasangan nomor 4.
Dalam orasi kampanyenya, Ketua Tim Sukses Hidayat-Didik, Triwisaksana mengatakan, kehadiran ratusan ribu pendukung pasangan nomor 4, Hidayat-Didik di GOR Brojo Sumantri ini adalah pengkondisian untuk kemenangan Hidayat-Didik pada 11 Juli mendatang.
"Hari ini kita berkumpul tanda untuk memenangkan Hidayat-Didik di Pilkada DKI 2012 kali ini, dan ini bisa dibilang massa kampanye terbesar di Pilkada 2012," ungkap pria yang juga akrab dipanggil Bang Sani ini di hadapan lebih dari 500 ribu pendukung nomor 4, di GOR Brojo Sumantri, Ahad (1/7).
Bang Sani mengatakan, semua warga Jakarta ingin ada perubahan di DKI, dan itu ditunjukkan dengan kesedian ratusan ribu pendukung pasangan nomor 4, untuk berkumpul di GOR Brojo Sumantri ini.
"Ini belum termasuk ratusan ribu massa yang masih berkumpul di luar GOR Sumantri dan di sepanjang Jalan Rasuna Said," ujar Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta ini.
Masih Solid
Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Lutfi Hasan Ishaq meyakinkan kepada para pendukung Hidayat-Didik bahwa kemenangan calon dari PKS pada Pilkada DKI 2012 kali ini akan lebih mudah dibanding 2007 lalu.
"Tahun 2007 ketika pilgub lalu, kita maju sendiri dengan hasil 42 persen, sedangkan saat ini, lawan kita dulu sudah terpencar dan kita akan tetap solid. Karena itu kita komitmen dengan satu putaran kita ganti incumbent," tegas Lutfi di dalam orasi kampanyenya.
Hal senada di sampaikan Wakil Ketua Majelis Pertimbangan Partai Amanat Nasional (MPP PAN), AM Fatwa. Ia menegaskan bahwa PKS dan PAN sebagai Partai Reformis harus memenangkan pasangan calon yang juga reformis.
Dan sosok reformis itu, jelas Fatwa, hadir dalam Hidayat yang pada era Reformasi menjadi Ketua Majelis Pertimbangan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) dan Didik Junaidi Rachbini yang pernah berjuang sebagai Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR RI) demi menjalankan keutuhan demokrasi di era Reformasi.
Menurut Fatwa, ia tahu betul, Hidayat-Didik memiliki kemampuannya untuk membawa Jakarta keluar dari masalah utama kemiskinan, kemacetan dan banjir. "Karena mereka ini pemimpin yang pernah teruji kejujurannya, keberaniannya dan kepribadiannya," jelas Fatwa kepada ratusan ribu masa pendukung Hidayat-Didik.
Dalam kampanye akbar ini hadir pula beberapa tokoh diantaranya Wakil Ketua DPR RI, Anis Matta dan Politisi PAN, Teguh Juwarno.
Sepanjang Jalan Rasuna Said hingga Gelanggang Olah Raga (GOR) Brojo Sumantri dipenuhi pendukung berbaju oranye khas pasangan nomor 4.
Dalam orasi kampanyenya, Ketua Tim Sukses Hidayat-Didik, Triwisaksana mengatakan, kehadiran ratusan ribu pendukung pasangan nomor 4, Hidayat-Didik di GOR Brojo Sumantri ini adalah pengkondisian untuk kemenangan Hidayat-Didik pada 11 Juli mendatang.
"Hari ini kita berkumpul tanda untuk memenangkan Hidayat-Didik di Pilkada DKI 2012 kali ini, dan ini bisa dibilang massa kampanye terbesar di Pilkada 2012," ungkap pria yang juga akrab dipanggil Bang Sani ini di hadapan lebih dari 500 ribu pendukung nomor 4, di GOR Brojo Sumantri, Ahad (1/7).
Bang Sani mengatakan, semua warga Jakarta ingin ada perubahan di DKI, dan itu ditunjukkan dengan kesedian ratusan ribu pendukung pasangan nomor 4, untuk berkumpul di GOR Brojo Sumantri ini.
"Ini belum termasuk ratusan ribu massa yang masih berkumpul di luar GOR Sumantri dan di sepanjang Jalan Rasuna Said," ujar Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta ini.
Masih Solid
Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Lutfi Hasan Ishaq meyakinkan kepada para pendukung Hidayat-Didik bahwa kemenangan calon dari PKS pada Pilkada DKI 2012 kali ini akan lebih mudah dibanding 2007 lalu.
"Tahun 2007 ketika pilgub lalu, kita maju sendiri dengan hasil 42 persen, sedangkan saat ini, lawan kita dulu sudah terpencar dan kita akan tetap solid. Karena itu kita komitmen dengan satu putaran kita ganti incumbent," tegas Lutfi di dalam orasi kampanyenya.
Hal senada di sampaikan Wakil Ketua Majelis Pertimbangan Partai Amanat Nasional (MPP PAN), AM Fatwa. Ia menegaskan bahwa PKS dan PAN sebagai Partai Reformis harus memenangkan pasangan calon yang juga reformis.
Dan sosok reformis itu, jelas Fatwa, hadir dalam Hidayat yang pada era Reformasi menjadi Ketua Majelis Pertimbangan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) dan Didik Junaidi Rachbini yang pernah berjuang sebagai Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR RI) demi menjalankan keutuhan demokrasi di era Reformasi.
Menurut Fatwa, ia tahu betul, Hidayat-Didik memiliki kemampuannya untuk membawa Jakarta keluar dari masalah utama kemiskinan, kemacetan dan banjir. "Karena mereka ini pemimpin yang pernah teruji kejujurannya, keberaniannya dan kepribadiannya," jelas Fatwa kepada ratusan ribu masa pendukung Hidayat-Didik.
Dalam kampanye akbar ini hadir pula beberapa tokoh diantaranya Wakil Ketua DPR RI, Anis Matta dan Politisi PAN, Teguh Juwarno.
Sunday, July 1, 2012
Mursi Tolak Ucapan Selamat PM Israel
Sejumlah media massa Israel memuat berita penolakan Presiden Mesir Muhammad Mursi atas ucapan selamat Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu sebagai headline, Ahad (1/7). Mursi dilaporkan menolak kontak telepon dari Netanyahu yang ingin menyampaikan ucapan selamat atas kemenangannya sebagai presiden terpilih Mesir.
Gusar dengan penolakan itu, Netanyahu pun meminta agar Gedung Putih melakukan intervensi dalam masalah ini. Sumber Israel menyebutkan, secara pribadi Netanyahu meminta kepada Obama untuk menekan Mursi, agar menerima telepon darinya guna berlanjut pada pembicaraan terkait koordinasi keamanan politik dan menghormati kesepakatan-kesepakatan yang diteken antara Israel dan Mesir, terutama perjanjian Camp David.
Juru bicara Ikhwanul Muslimin di Mesir, Mahmud Ghazlan secara terpisah menegaskan, pihaknya tidak akan mengakui Israel. Dalam konteks terkait, ia menegaskan, menjabatnya Mursi menjadi Presiden Mesir tidak akan mengubah prinsip-prinsip IM sama sekali, terutama terkait dengan pengakuan terhadap Israel.
"Kami tidak akan mengakui Israel," tegas Mahmud kepada Quds Press, Ahad (1/7).
"Kami akan mendukung perlawanan legal dengan cara-cara legal, kami mendukungnya secara politik dan media serta mengakui haknya dalam membela diri karena hak itu diakui oleh perjanjian internasional."
Pernyataan Ghazlan menjawab kekhawatiran para pendukung Ikhwan atas penegasan Mursi soal komitmennya terhadap perjanjian internasional, terutama Camp David. Para pendukung Ikhwan khawatir komitmen Mursi merupakan pintu awal pengakuan Ikhwan terhadap eksistensi Israel.
Gusar dengan penolakan itu, Netanyahu pun meminta agar Gedung Putih melakukan intervensi dalam masalah ini. Sumber Israel menyebutkan, secara pribadi Netanyahu meminta kepada Obama untuk menekan Mursi, agar menerima telepon darinya guna berlanjut pada pembicaraan terkait koordinasi keamanan politik dan menghormati kesepakatan-kesepakatan yang diteken antara Israel dan Mesir, terutama perjanjian Camp David.
Juru bicara Ikhwanul Muslimin di Mesir, Mahmud Ghazlan secara terpisah menegaskan, pihaknya tidak akan mengakui Israel. Dalam konteks terkait, ia menegaskan, menjabatnya Mursi menjadi Presiden Mesir tidak akan mengubah prinsip-prinsip IM sama sekali, terutama terkait dengan pengakuan terhadap Israel.
"Kami tidak akan mengakui Israel," tegas Mahmud kepada Quds Press, Ahad (1/7).
"Kami akan mendukung perlawanan legal dengan cara-cara legal, kami mendukungnya secara politik dan media serta mengakui haknya dalam membela diri karena hak itu diakui oleh perjanjian internasional."
Pernyataan Ghazlan menjawab kekhawatiran para pendukung Ikhwan atas penegasan Mursi soal komitmennya terhadap perjanjian internasional, terutama Camp David. Para pendukung Ikhwan khawatir komitmen Mursi merupakan pintu awal pengakuan Ikhwan terhadap eksistensi Israel.
Saturday, June 30, 2012
Ashriyanti, Nabi Palsu dari Maluku Utara
NABI palsu kembali beredar. Kali ini datang dari Maluku Utara. Seorang perempuan bernama lengkap Ashriyanti Samuda (30), warga Kabupaten Kepulauan Sula, mengklaim dirinya sebagai seorang rasul (nabi).
Pengakuan sebagai nabi itu diketahui Majelis Ulama Indonesia (MUI) Maluku Utara sejak dua bulan lalu. Namun, MUI Maluku Utara baru memanggil yang bersangkutan untuk disidang pada 15 Juni lalu.
Saat disidang, Ashriyanti tetap berkeras mengklaim dirinya sebagai utusan Tuhan. Hal ini diungkapkan Ketua Bidang Pemberdayaan Perempuan MUI Maluku Utara, Rabia M Alhadar, saat pelantikan pengurus MUI Kabupaten Pulau Morotai, Jumat (29/6/2012) kemarin.
Rabia mengatakan, pengakuan Ashriyanti sebagai nabi muncul pada pertengahan Mei 2012 lalu. Mencuatnya pengakuan “nabi palsu” oleh Ashriyanti ini lantaran diterbitkannya sebuah buku dengan judul “Pemimpin yang Diutus Cahaya dari Indonesia Timur for Presiden RI 2014”.
Setelah diteliti, buku tersebut tidak memiliki penerbit yang jelas. Diduga buku tersebut dicetak sendiri oleh Ashriyanti. Beruntung, buku yang intinya mengklaim penulis sebagai utusan Tuhan itu belum beredar luas di masyarakat.
“Kita sudah panggil dia untuk berdialog dan kita sidangkan dia. Dia seolah mengklaim dirinya seorang nabi sebagai utusan Allah,” kata Rabia seperti dikutip dari Kompas.
Menariknya, lanjut Rabia, saat MUI bertanya tentang jumlah umat yang sudah mengikutinya, dengan santai Ashriyanti mengklaim semua orang adalah umatnya.
“Dia malah menjawab, Anda-anda ini umat saya,” kisah Rabia.
Sejauh ini, MUI Maluku Utara sendiri belum bisa mengindentifikasi jumlah pengikut “nabi palsu” ini. Sebab, menurut Rabia, cara penjaringan pengikut Ashriyanti dilakukan secara sembunyi-sembunyi. Namun, diduga pengikut Ashriyanti ada di Kepulauan Sula dan di Ternate. Saat ini, aktivitas Ashriyanti berada dalam pengawasan MUI Maluku Utara.
“Dia ini PNS di Sula. Kini dia melakukan aktivitas sembunyi-sembunyi di Sabia (salah satu kelurahan di Kota Ternate Tengah). Bahkan, dia ada pengikutnya,” tambah Rabia.
Rabia kembali menambahkan, status Ashriyanti sebagai PNS di Kepulauan Sula pun diduga tidak lagi aktif. Hal tersebut karena yang bersangkutan jarang beraktivitas sebagai PNS.
Atas nama MUI Maluku Utara, Rabia lantas mengimbau kepada seluruh umat Muslim Maluku Utara agar tidak terpancing dengan ajaran-ajaran yang sesat seperti dibawakan oleh Ashriyanti.
“Karena dalam Al-Qur’an sudah menjelaskan bahwa Nabi Muhammad adalah utusan Allah yang paling terakhir. Bila ada yang mengaku sebagai nabi di zaman sekarang ini, maka itu dikategori ajaran sesat yang dirasuki oleh syaitan,” imbau Rabia.
http://islampos.com/ashriyanti-nabi-palsu-dari-maluku-utara/
Pengakuan sebagai nabi itu diketahui Majelis Ulama Indonesia (MUI) Maluku Utara sejak dua bulan lalu. Namun, MUI Maluku Utara baru memanggil yang bersangkutan untuk disidang pada 15 Juni lalu.
Saat disidang, Ashriyanti tetap berkeras mengklaim dirinya sebagai utusan Tuhan. Hal ini diungkapkan Ketua Bidang Pemberdayaan Perempuan MUI Maluku Utara, Rabia M Alhadar, saat pelantikan pengurus MUI Kabupaten Pulau Morotai, Jumat (29/6/2012) kemarin.
Rabia mengatakan, pengakuan Ashriyanti sebagai nabi muncul pada pertengahan Mei 2012 lalu. Mencuatnya pengakuan “nabi palsu” oleh Ashriyanti ini lantaran diterbitkannya sebuah buku dengan judul “Pemimpin yang Diutus Cahaya dari Indonesia Timur for Presiden RI 2014”.
Setelah diteliti, buku tersebut tidak memiliki penerbit yang jelas. Diduga buku tersebut dicetak sendiri oleh Ashriyanti. Beruntung, buku yang intinya mengklaim penulis sebagai utusan Tuhan itu belum beredar luas di masyarakat.
“Kita sudah panggil dia untuk berdialog dan kita sidangkan dia. Dia seolah mengklaim dirinya seorang nabi sebagai utusan Allah,” kata Rabia seperti dikutip dari Kompas.
Menariknya, lanjut Rabia, saat MUI bertanya tentang jumlah umat yang sudah mengikutinya, dengan santai Ashriyanti mengklaim semua orang adalah umatnya.
“Dia malah menjawab, Anda-anda ini umat saya,” kisah Rabia.
Sejauh ini, MUI Maluku Utara sendiri belum bisa mengindentifikasi jumlah pengikut “nabi palsu” ini. Sebab, menurut Rabia, cara penjaringan pengikut Ashriyanti dilakukan secara sembunyi-sembunyi. Namun, diduga pengikut Ashriyanti ada di Kepulauan Sula dan di Ternate. Saat ini, aktivitas Ashriyanti berada dalam pengawasan MUI Maluku Utara.
“Dia ini PNS di Sula. Kini dia melakukan aktivitas sembunyi-sembunyi di Sabia (salah satu kelurahan di Kota Ternate Tengah). Bahkan, dia ada pengikutnya,” tambah Rabia.
Rabia kembali menambahkan, status Ashriyanti sebagai PNS di Kepulauan Sula pun diduga tidak lagi aktif. Hal tersebut karena yang bersangkutan jarang beraktivitas sebagai PNS.
Atas nama MUI Maluku Utara, Rabia lantas mengimbau kepada seluruh umat Muslim Maluku Utara agar tidak terpancing dengan ajaran-ajaran yang sesat seperti dibawakan oleh Ashriyanti.
“Karena dalam Al-Qur’an sudah menjelaskan bahwa Nabi Muhammad adalah utusan Allah yang paling terakhir. Bila ada yang mengaku sebagai nabi di zaman sekarang ini, maka itu dikategori ajaran sesat yang dirasuki oleh syaitan,” imbau Rabia.
http://islampos.com/ashriyanti-nabi-palsu-dari-maluku-utara/
Thursday, June 21, 2012
Ibu Mesut Ozil Berjilbab, Anda Kapan?
Gelandang kreatif Real Madrid yang diterjunkan Jerman dalam piala Eropa 2012, Mesut Ozil, merupakan salah satu dari pemain Muslim yang berprestasi hebat. Pemuda kelahiran 15 Oktober 1988 itu dikenal sebagai pemain bola yang biasa membaca Al-Qur'an.
Ozil sendiri mengungkapkan, kebiasaan membaca Al-Qur'an membuatnya tenang dan lebih kuat saat pertandingan. Rekan-rekan setim Ozil memberikan kesaksian, pemain berdarah Turki itu memang rajin membawa Al Qur'an.
“Al-Quran memberiku kekuatan lebih untuk bermain dalam pertandingan dengan baik,” ujar Ozil.
Tahukah Anda? Bukan hanya Ozil seorang yang berupaya dekat dengan Al-Qur'an. Sang ibu, Gulizar Ozil, juga mengupayakan hal yang sama. Salah satu ajaran Al-Qur'an yang ditaati ibu Ozil adalah mengenakan jilbab.
Dalam wawancara dengan salah satu stasiun televisi Spanyol, Gulizar tampak mengenakan jilbab dan berbaju lengan panjang. Ketika video menyorotnya sedang menyirami kebun bunga di taman rumahnya, semua auratnya tertutup.
Inilah ayat yang ditaati oleh ibu Mesut Ozil :
“Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak dari padanya. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung kedadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau putera-putera mereka, atau putera-putera suami mereka, atau saudara-saudara laki-laki mereka, atau putera-putera saudara lelaki mereka, atau putera-putera saudara perempuan mereka, atau wanita-wanita islam, atau budak-budak yang mereka miliki, atau pelayan-pelayan laki-laki yang tidak mempunyai keinginan (terhadap wanita) atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat wanita…” (QS. An-Nur:31).
Sebagai Muslimah, Anda juga berjilbab? Alhamdulillah. Jika belum, kapan?
Ozil sendiri mengungkapkan, kebiasaan membaca Al-Qur'an membuatnya tenang dan lebih kuat saat pertandingan. Rekan-rekan setim Ozil memberikan kesaksian, pemain berdarah Turki itu memang rajin membawa Al Qur'an.
“Al-Quran memberiku kekuatan lebih untuk bermain dalam pertandingan dengan baik,” ujar Ozil.
Tahukah Anda? Bukan hanya Ozil seorang yang berupaya dekat dengan Al-Qur'an. Sang ibu, Gulizar Ozil, juga mengupayakan hal yang sama. Salah satu ajaran Al-Qur'an yang ditaati ibu Ozil adalah mengenakan jilbab.
Dalam wawancara dengan salah satu stasiun televisi Spanyol, Gulizar tampak mengenakan jilbab dan berbaju lengan panjang. Ketika video menyorotnya sedang menyirami kebun bunga di taman rumahnya, semua auratnya tertutup.
Inilah ayat yang ditaati oleh ibu Mesut Ozil :
“Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak dari padanya. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung kedadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau putera-putera mereka, atau putera-putera suami mereka, atau saudara-saudara laki-laki mereka, atau putera-putera saudara lelaki mereka, atau putera-putera saudara perempuan mereka, atau wanita-wanita islam, atau budak-budak yang mereka miliki, atau pelayan-pelayan laki-laki yang tidak mempunyai keinginan (terhadap wanita) atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat wanita…” (QS. An-Nur:31).
Sebagai Muslimah, Anda juga berjilbab? Alhamdulillah. Jika belum, kapan?
Tuesday, June 19, 2012
Husni Mubarak meninggal karena stroke dan gagal jantung
Kantor berita Ash-Sharq Al-Awsath memastikan kebenaran berita meninggalnya mantan dictator Mesir, Hunsi Mubarak, pada Selasa sore (19/6/2012) setelah menjalani perawatan medis intensif beberapa hari terakhir.
Kantor berita itu melaporkan bahwa Mubarak meninggal di atas ranjang akibat penyakit stroke dan jantung.
Beberapa waktu yang lalu, sumber-sumber keamanan Mesir menyebutkan bahwa kesehatan Husni Mubarak menurun drastis setelah ia divonis penjara seumur hidup atas kejahatan membunuh para demonstran.
Menurut sumber-sumber itu, para dokter yang merawat Mubarak telah meminta otoritas penjara untuk memindahkannya ke rumah sakit yang lebih lengkap peralatannya. Otoritas penjara mempelajari permintaan tersebut dan akhirnya memindahkan Mubarak ke rumah sakit militer Al-Ma’adi.
Husni Mubarak divonis penjara seumur hidup pada 2 Juni 2012 dan ditempatkan di penjara Thurah, utara ibukota Kairo. Mantan diktator yang terkenal dengan kebiadaban dan kejahatannya terhadap kaum muslimin ini meninggal pada usia 84 tahun. Selama ia berkuasa, lebih dari sepuluh ribu ulama, juru dakwah, dosen, mahasiswa, dan aktivis dipenjarakan. Beberapa di antaranya dijatuhi hukuman mati dengan tuduhan anti rezim Mubarak.
(arrahmah.com)
Kantor berita itu melaporkan bahwa Mubarak meninggal di atas ranjang akibat penyakit stroke dan jantung.
Beberapa waktu yang lalu, sumber-sumber keamanan Mesir menyebutkan bahwa kesehatan Husni Mubarak menurun drastis setelah ia divonis penjara seumur hidup atas kejahatan membunuh para demonstran.
Menurut sumber-sumber itu, para dokter yang merawat Mubarak telah meminta otoritas penjara untuk memindahkannya ke rumah sakit yang lebih lengkap peralatannya. Otoritas penjara mempelajari permintaan tersebut dan akhirnya memindahkan Mubarak ke rumah sakit militer Al-Ma’adi.
Husni Mubarak divonis penjara seumur hidup pada 2 Juni 2012 dan ditempatkan di penjara Thurah, utara ibukota Kairo. Mantan diktator yang terkenal dengan kebiadaban dan kejahatannya terhadap kaum muslimin ini meninggal pada usia 84 tahun. Selama ia berkuasa, lebih dari sepuluh ribu ulama, juru dakwah, dosen, mahasiswa, dan aktivis dipenjarakan. Beberapa di antaranya dijatuhi hukuman mati dengan tuduhan anti rezim Mubarak.
(arrahmah.com)
Monday, June 18, 2012
ALHAMDULILLAH MURSY MENANG
Sekarang Capres Mursi yg juga presiden Hizbul Hurriyah wal Adalah memberi pernyataan pers di dampingi oleh wakil presiden FJP, Dr. Isham Al-Uryan, dan Sekjen FJP, Dr. Muhammad Al-Katatni yg jg ketua DPR Mesir.
Penghitungan suara sdh 97% suara nasionala; Dr. Mursi raih 52.5% Sedangkan Syafiq meraih 47.5%.
(Hasil ini dipridiksi tidak akan berubah).
Mursi memenangi mayoritas dari 27 Propinsi.
Sedangkan Syafiq hanya menang di propinsi Port Said, bahr ahmar, daqhiliya, syarqiya, kairo, qolyubiya, gharbiya, manufiya.
Di bbrp propinsi Mursi raih 80% suara.
Sekarang Presiden Mesir sdg memberi pernyataan pers di Mursi Center disiarkan langsung oleh aljazeera live. Allahu Akbar wa Tahya Mishra. Allahu Akbar wa Lillahil Hamd!
Pidato kemenangan..
Pidato Dr Morsy pukul 04.10 pagi.
1. Qul bifadhlillaahi wa birahmatihii wa bidzaalika falyafrahuu, huwa khayrun mimmaa yajma'uun.
2. Alhamdulillah atas taufik-Nya.
3. Alhamdulillah yg menunjukkan bangsa mesir jalan kebebasan dan demokrasi.
4. Alhamdulillah yg menyatukan rakyat Mesir utk masa depan yg lebih baik.
5. Terima kasih kepada saudara, keluarga, dan rakyat mesir semua yg bersatu menjemput masa depan lebih baik. Masa depan kebebasan, perdamaian..
6. Terima kasih kepada semua yg memilih dan tidak memilih saya, semuanya adalah keluarga dan saudara saya. Saya berterimakasih kepada seluruh pihak yg mendukung suksesnya pilpres ini.
7. Terima kasih kepada anak-anak muda, yg mencintai mesir dan terus menjadi penopang dan harapan negeri ini. Mereka lah tonggak revolusi ini.
8. Kepada keluarga syuhada, kepada para ibu2 syuhada, kepada para ayah syuhada, saudara mereka, suami dan istri mereka, dan kepada para korban revolusi, hak anda semua ada di leher saya.
9. Kepada ibu2, para remaja putri, semua org mesir di dalam dan luar.. Saya ucapkan terima kasih.
10. Saya menjadi saudara, ayah, warga mesir, yg akan berusaha membawa keinginan mereka. Semua org mesir saudaraku, keluargaku, kekasihku. Semuanya sama selama mentaati hukum dan uu.
11. Saya mengucapkan kepada anda semua: semua orang mesir di semua tempat, yg ingin kemajuan, yg ingin masa depan lebih baik, kita tidak akan balas dendam. Tapi kita adalah sama di depan hukum. Kita akan memulai langkah ini, hingga tidak ada yg kuat meremehkan yg lemah. Hingga terwujud persaudaraan, negara demokrasi, sipil dan modern.
12. Dengan karunia Allah, mari kita saling mencintai utk mesir yg lebih baik.
13. Terima kasih, dan salam
Penghitungan suara sdh 97% suara nasionala; Dr. Mursi raih 52.5% Sedangkan Syafiq meraih 47.5%.
(Hasil ini dipridiksi tidak akan berubah).
Mursi memenangi mayoritas dari 27 Propinsi.
Sedangkan Syafiq hanya menang di propinsi Port Said, bahr ahmar, daqhiliya, syarqiya, kairo, qolyubiya, gharbiya, manufiya.
Di bbrp propinsi Mursi raih 80% suara.
Sekarang Presiden Mesir sdg memberi pernyataan pers di Mursi Center disiarkan langsung oleh aljazeera live. Allahu Akbar wa Tahya Mishra. Allahu Akbar wa Lillahil Hamd!
Pidato kemenangan..
Pidato Dr Morsy pukul 04.10 pagi.
1. Qul bifadhlillaahi wa birahmatihii wa bidzaalika falyafrahuu, huwa khayrun mimmaa yajma'uun.
2. Alhamdulillah atas taufik-Nya.
3. Alhamdulillah yg menunjukkan bangsa mesir jalan kebebasan dan demokrasi.
4. Alhamdulillah yg menyatukan rakyat Mesir utk masa depan yg lebih baik.
5. Terima kasih kepada saudara, keluarga, dan rakyat mesir semua yg bersatu menjemput masa depan lebih baik. Masa depan kebebasan, perdamaian..
6. Terima kasih kepada semua yg memilih dan tidak memilih saya, semuanya adalah keluarga dan saudara saya. Saya berterimakasih kepada seluruh pihak yg mendukung suksesnya pilpres ini.
7. Terima kasih kepada anak-anak muda, yg mencintai mesir dan terus menjadi penopang dan harapan negeri ini. Mereka lah tonggak revolusi ini.
8. Kepada keluarga syuhada, kepada para ibu2 syuhada, kepada para ayah syuhada, saudara mereka, suami dan istri mereka, dan kepada para korban revolusi, hak anda semua ada di leher saya.
9. Kepada ibu2, para remaja putri, semua org mesir di dalam dan luar.. Saya ucapkan terima kasih.
10. Saya menjadi saudara, ayah, warga mesir, yg akan berusaha membawa keinginan mereka. Semua org mesir saudaraku, keluargaku, kekasihku. Semuanya sama selama mentaati hukum dan uu.
11. Saya mengucapkan kepada anda semua: semua orang mesir di semua tempat, yg ingin kemajuan, yg ingin masa depan lebih baik, kita tidak akan balas dendam. Tapi kita adalah sama di depan hukum. Kita akan memulai langkah ini, hingga tidak ada yg kuat meremehkan yg lemah. Hingga terwujud persaudaraan, negara demokrasi, sipil dan modern.
12. Dengan karunia Allah, mari kita saling mencintai utk mesir yg lebih baik.
13. Terima kasih, dan salam
Sunday, June 17, 2012
Ulil Abshar Abdalla dukung Papua Merdeka
Pendiri Jaringan Islam Liberal (JIL) yang kini menjabat Ketua Pusat Pengembangan Strategi dan Kebijakan DPP Partai Demokrat, Ulil Abshar Abdalla, kembali membuat ulah. Terkait memanasnya situasi di Papua, Ulil justru menyatakan menyetujui separatisme yaitu kemerdekaan Papua.
Ulil dikenal sering bersuara nyaring soal gerakan Islam radikal di Indonesia. “FPI adalah organisasi yang melakukan kekerasan sistematis tetapi bukan separatis. Watak kekerasannya mengarah pada suatu kelompok,” tegas Ulil seperti dikutip dari itoday.co.id, Jakarta, Sabtu (16/6).
Ulil yang getol mendorong pembubaran Front Pembela Islam (FPI) ini, kini secara terang-terangan justru membela kelompok separatis. Dengan tegas Ulil mendukung tujuan gerakan Organisasi Papua Merdeka, yang ingin memerdekakan Papua.
Melalui akun twitter Ulil Abshar Abdalla @ulil, menantu KH Mustofa Bisri ini menyatakan: “Apakah kita masih harus mempertahankan Papua? Bagaimana kalau dilepaskan saja? Rumit!”
“Saya dulu jg berpikir, Papua harus dipertahankan dengan harga apapun. Tapi saya merasa pikiran saya itu kok naif,” sambung Ulil.
Mengapa Papua sebaiknya dimerdekakan, Ulil beralasan: “Biaya mempertahankan Papua mahal sekali. Sudah begitu, apapun yg diperbuat pemerintah pusat, akan dianggap salah terus. Capek!”
Menurut pandangan Ulil, masalah Papua tak akan selesai dalam waktu dekat. Butuh proses lama. Itu fakta politik yg harus disadari semua pihak. Masalah Papua bukan semata2 soal keadilan ekonomi. “The problem is, many people there feel they don't belong to Indonesia!” tegas Ulil.
“Ibarat kehidupan perkawinan, kalau salah satu pasangan tak mau lg bertahan dlm ikatan perkawinan, masak hrs dipaksa,” sambung Ulil.
Ulil dikenal sering bersuara nyaring soal gerakan Islam radikal di Indonesia. “FPI adalah organisasi yang melakukan kekerasan sistematis tetapi bukan separatis. Watak kekerasannya mengarah pada suatu kelompok,” tegas Ulil seperti dikutip dari itoday.co.id, Jakarta, Sabtu (16/6).
Ulil yang getol mendorong pembubaran Front Pembela Islam (FPI) ini, kini secara terang-terangan justru membela kelompok separatis. Dengan tegas Ulil mendukung tujuan gerakan Organisasi Papua Merdeka, yang ingin memerdekakan Papua.
Melalui akun twitter Ulil Abshar Abdalla @ulil, menantu KH Mustofa Bisri ini menyatakan: “Apakah kita masih harus mempertahankan Papua? Bagaimana kalau dilepaskan saja? Rumit!”
“Saya dulu jg berpikir, Papua harus dipertahankan dengan harga apapun. Tapi saya merasa pikiran saya itu kok naif,” sambung Ulil.
Mengapa Papua sebaiknya dimerdekakan, Ulil beralasan: “Biaya mempertahankan Papua mahal sekali. Sudah begitu, apapun yg diperbuat pemerintah pusat, akan dianggap salah terus. Capek!”
Menurut pandangan Ulil, masalah Papua tak akan selesai dalam waktu dekat. Butuh proses lama. Itu fakta politik yg harus disadari semua pihak. Masalah Papua bukan semata2 soal keadilan ekonomi. “The problem is, many people there feel they don't belong to Indonesia!” tegas Ulil.
“Ibarat kehidupan perkawinan, kalau salah satu pasangan tak mau lg bertahan dlm ikatan perkawinan, masak hrs dipaksa,” sambung Ulil.
Friday, June 15, 2012
Doa untuk Kemenangan Revolusi Mesir
Hari Sabtu dan Ahad (16-17 Juni 2012) pilpres Mesir putaran kedua di dalam negeri akan berlangsung. Doa kita semua umat Islam di seluruh dunia sepanjang hari ini dan hari-hari berikutnya; dalam sujud, saat shalat dan di luar shalat, sangat penting bagi kemenangan capres revolusi, Dr. Muhammad Mursi.
Berikut ini sekedar alternatif doa yang bisa kita baca, tentu dengan tetap memenuhi adab-adab doa agar dikabulkan oleh Allah SWT.:
اَللَّهُمَّ يَا حَيُّ يَا قَيّوْمُ يَا ذَا الْجَلاَلِ وَالإِكْرَامِ نَسْأَلُكَ أَنْ تَنْصُرَ إِخْوَانَنَا الْمُسْلِمِينَ فِي مِصْرَ عَلَى أَعْدَائِهِم.
“Ya Allah, Ya Hayyu Ya Qayyuum, Ya Dzal Jalaali wal Ikraam, kami memohon kepada-Mu agar Engkau menolong saudara-saudara kami kaum muslimin di Mesir atas musuh-musuh mereka.
اللَّهُمَّ احْرُسْهُمْ بِعَيْنِكَ الَّتِيْ لاَ تَنَامُ ، وَاحْفَظْهُمْ فِي كَنَفِكَ الَّذِي لَا يُرَامُ
Ya Allah, jagalah mereka dengan mata-Mu yang tak pernah tertidur, lindungilah mereka dengan perlindungan-Mu yang tak kan bisa ditembus.
اللَّهُمَّ افْتَحْ لِأخِيْنا مُحَمَّد مُرْسِي قُلُوبَ الْمِصْرِيِّيْنَ وَ وَلِّهِ عَلَيْهِمْ يَا عَزِيْزُ يَا حَكْيمُ
Ya Allah bukakanlah hati seluruh rakyat Mesir untuk saudara kami Dr. Muhammad Mursi, jadikanlah ia pemimpin bagi mereka ya ‘Aziiz ya Hakiim.
اللَّهُمَّ وَفِّقْهُ وَبِطَانَتَهُ لِخِدْمَةِ الْعِبَادِ وَالبِلادِ وَنُصْرَةِ الإِسْلاَمِ وَ الْمُسْلِمِينَ
Ya Allah, berikan taufiq kepadanya dan para pembantunya kelak untuk berkhidmat kepada masyarakat dan negeri Mesir, dan untuk membela Islam dan kaum muslimin.”
اَللَّهُمَّ يَا حَيُّ يَا قَيّوْمُ يَا ذَا الْجَلاَلِ وَالإِكْرَامِ يَا مُجِيْبَ دَعْوَةِ الْمُضْطَرِّ إِذَا دَعَاكَ نَسْأَلُكَ أَنْ تُعِزَّ الإِسْلاَمَ وَالْمُسْلِميْنَ وَأَنْ تُذِلَّ الشِّرْكَ وَالْمُشْرِكِيْنَ وَأَنْ تُدَمِّرَ أَعْدَاءَ الدِّيْنِ وَأَنْ تَجْعَلَ هَذَا الْبَلَدَ آمِنًا مُطْمَئِنًّا وَسَائِرَ بِلاَدِ الإِسْلاَمِ وَالْمُسْلِمِيْنَ
Ya Allah Yang Maha Hidup lagi Berdiri Sendiri, Pemilik segala keagungan dan kemuliaan, Yang Maha Mengabulkan doa orang yang berada dalam kesulitan, kami memohon kepadamu agar Engkau memuliakan Islam dan kaum muslimin, menghinakan kemusyrikan dan orang-orang musyrik, menghancurkan musuh-musuh agama, dan menjadikan negeri ini dan negeri-negeri kaum muslimin lainnya aman dan tenteram. اَللَّهُمَّ أَنْزِلْ بَأْسَكَ الَّذِيْ لاَ يُرَدُّ عَنِ الْقَوْمِ الْمُجْرِمِيْنَ
Ya Allah, turunkan azab-Mu kepada mereka, azab yang tidak akan ditarik dari orang-orang yang banyak berbuat dosa. اَللَّهُمَّ انْصُرْ إِخْوَانَنَا الْمُسْلِمِيْنَ الْمُجَاهِدِيْنَ فِي سَبِيْلِكَ فِي كُلِّ مَكَانٍ.
Ya Allah, tolonglah dan menangkanlah saudara-saudara kami kaum muslimin para mujahidin di jalan-Mu di mana pun mereka berada.
اَللَّهُمَّ أَصْلِحْ وُلاَةَ أُمُوْرِ الْمُسْلِمِيْنَ، وَوَفِّقْهُمْ لِلْعَدْلِ فِيْ رَعَايَاهُمْ وَالرِّفْقِ بِهِمْ وَالاِعْتِنَاءِ بِمَصَالِحِهِمْ وَحَبِّبْهُمْ إِلَى الرَّعِيَّةِ وَحَبِّبِ الرَّعِيَّةَ إِلَيْهِمْ
Ya Allah, perbaikilah (akhlaq) para pemimpin kaum muslimin, bimbinglah mereka dalam menegakkan keadilan, menyayangi, dan memperhatikan kepentingan rakyat. Tumbuhkan kecintaan rakyat kepada mereka dan kecintaan mereka kepada rakyat اَللَّهُمَّ وَفِّقْهُمْ لِصِرَاطِكَ الْمُسْتَقِيْمِ وَالْعَمَلِ بِوَظَائِفِ دِيْنِكَ الْقَوِيْمِ وَاجْعَلْهُمْ هُدَاةً مُهْتَدِيْنَ بِرَحْمَتِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ
Ya Allah, bimbinglah mereka ke jalan-Mu yang lurus, agar bekerja demi agama-Mu yang benar, jadikan mereka teladan yang mendapat petunjuk-Mu, dengan rahmat-Mu wahai Dzat Yang Maha Penyayang اَللَّهُمَّ وَفِّقْهُمْ لِلْعَمَلِ بِكِتَابِكَ وَسُنَّةِ نَبِيِّكَ وَالْحُكْمِ بِشَرِيْعَتِكَ وَإقَامَةِ حُدُوْدِكَ
Ya Allah, bimbinglah mereka agar bekerja sesuai kitab-Mu, sunnah Nabi-Mu, memutuskan dengan syariat-Mu, dan menegakkan hukum-hukum-Mu اَللَّهُمَّ وَفِّقْهُمْ لإِزَالَةِ الْمُنْكَرَاتِ وَإِظْهَارِ الْمَحَاسِنِ وَأَنْوَاعِ الْخَيْرَاتِ
Ya Allah, tuntunlah mereka untuk memberantas kemunkaran dan menampilkan segala bentuk kebaikan. اَللَّهُمَّ اجْعَلْهُمْ آمِرِيْنَ بِالْمَعْرُوْفِ فَاعِلِيْنَ لَهُ نَاهِيْنَ عَنِ الْمُنْكَرِ تَارِكِيْنَ لَهُ
Ya Allah, jadikanlah mereka para penyeru kebaikan yang melaksanakannya, penghalang kemunkaran yang meninggalkannya. اَللَّهُمَّ أَصْلِحْ أَحْوَالَ الْمُسْلِمِيْنَ وَأَرْخِصْ أَسْعَارَهُمْ وَآمِنْهُمْ فِيْ أَوْطَانِهِمْ
Ya Allah, perbaikilah keadaan kaum muslimin, murahkanlah harga-harga kebutuhan hidup mereka, dan jadikanlah mereka aman sentosa di tanah air mereka Aamiin yaa Mujiibas Saa’ilin.
Hidayat Nur Wahid Inginkan Jakarta yang Religius
Dari keenam calon gubernur yang ikut berkompetisi dalam Pilkada DKI tahun ini, Hidayat merupakan satu-satunya kandidat berlatar belakang pesantren dan mengenyam pendidikan agama hingga tingkat doktoral. Bagi Hidayat, tugas gubernur DKI Jakarta tidak sekadar memimpin sebuah provinsi. Sebagai ibukota dari negara Indonesia, Jakarta harus bisa menjadi kota bertaraf internasional dengan citra yang baik.
Oleh karena itu, pemimpin Jakarta harus memiliki keteladanan dan mampu membangun martabat ibukota di mata dunia. Seperti yang diungkapkan oleh Hidayat, bahwa Jakarta butuh keteladanan pemimpin seperti Rasulullah SAW yang mengedepankan amanah, diterima oleh semua kalangan, tidak mudah emosi, merakyat dan punya integritas.
Calon gubernur yang diusung PKS ini yakin bahwa dengan mendirikan dan memakmurkan rumah ibadah, Jakarta bisa lebih kondusif. Salah satu upaya yang bisa mendorong hadirnya kemakmuran di rumah ibadah adalah dengan program memberi gaji kepada para pengurus masjid, gereja dan rumah ibadah lainnya.
Dengan APBD DKI Jakarta tahun 2012 sebesar Rp 36 triliun, yang nilainya cenderung bertambah setiap tahun dan pembiayaannya bersifat multiyears, Hidayat percaya bahwa program itu bisa terpenuhi apabila ia mendapat kepercayaan warga Jakarta untuk memimpin.
Mantan Ketua MPR ini juga menyayangkan perihal Jakarta yang masih belum memiliki masjid raya provinsi. Padahal, Semarang, Surbaya dan provinsi lainnya sudah memiliki masjid raya yang mewakili provinsi masing-masing. Karena itu, jika nanti terpilih sebagai gubernur, Hidayat berjanji akan mendirikan sebuah masjid raya provinsi sebagai gerbang ibukota dan simbol relijius Jakarta.
Saat ini, Jakarta memiliki 3.148 masjid, 5.648 mushola, 5.584 majelis taklim, 1.018 organisasi masyarakat dan 41 radio dakwah. Tercatat juga ada 1.904 dai atau muballigh dan 221 ulama. Sedangkan dalam segi pendidikan agama, terdapat 3.574 Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA), 460 Madrasah Ibtidaiyah dengan 5.443 guru, 229 Madrasah Tsanawiyah dengan 4.365 guru dan 82 Madrasah Aliyah dengan 1.636 guru.
Guna mewujudkan Jakarta sebagai kota yang religius, Calon Gubernur DKi Jakarta dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Hidayat Nur Wahid, berjanji akan memperhatikan para penjaga tempat ibadah.
Tidak hanya memperhatikan saja, Hidayat juga akan memberikan insentif bagi mereka yang mengabdikan diri melayani masyarakat agar mudah beribadah.
“Kita akan memberikan insentif sebesar Rp1,5 juta,” kata Hidayat usai mengunjugi Kantor PP Muhammadiyah di Kawasan Menteng Jakarta Pusat, Kamis 19 April 2012.
Tujuan pemberian dana insentif itu dilakukan supaya mereka lebih giat merawat tempat ibadah agar menjadi nyaman untuk warga. Para pengurus rumah ibadah ini akan mendapatkan uang insentif yang akan diberikan setiap bulan. Ini dilakukan untuk membangun Jakarta menjadi kota yang religius.
“Ini supaya mereka punya waktu untuk menunggu rumah ibadah. Tempat ibadah harus aman dan terkelola,” katanya.
Ditambahkan Hidayat, tingginya angka kriminalitas di Jakarta terjadi karena nilai keagamanan telah hilang. Menurutnya, pembunuhan dan tawuran antar warga adalah dampak yang paling nyata.
Hidayat juga berjanji akan membentuk forum antar umat beragama yang bertujuan sebagai wadah bagi para pemuka agama untuk membicarakan permasalahan yang menyangkut kerukunan antar umat.
“Kami akan kokohkan forum komunikasi antar umat beragama. Para pemuka agama akan sering bertemu untuk mengatasi permasalahan yang ada,” katanya.
Selain itu, meningkatkan kegiatan keagaam seperti lomba lagu-lagu agama, kosidahan, di masjid dan kegiatan di gereja. Semangat agama akan dijalankan bersama dengan semanagt seni.
“Kita punya semangat beragama, dan itu jadi indah. Kita sangat membayangkan warga suka ke rumah-rumah ibadah,” katanya.
Sumber: kompas | tribunnews
Oleh karena itu, pemimpin Jakarta harus memiliki keteladanan dan mampu membangun martabat ibukota di mata dunia. Seperti yang diungkapkan oleh Hidayat, bahwa Jakarta butuh keteladanan pemimpin seperti Rasulullah SAW yang mengedepankan amanah, diterima oleh semua kalangan, tidak mudah emosi, merakyat dan punya integritas.
Calon gubernur yang diusung PKS ini yakin bahwa dengan mendirikan dan memakmurkan rumah ibadah, Jakarta bisa lebih kondusif. Salah satu upaya yang bisa mendorong hadirnya kemakmuran di rumah ibadah adalah dengan program memberi gaji kepada para pengurus masjid, gereja dan rumah ibadah lainnya.
Dengan APBD DKI Jakarta tahun 2012 sebesar Rp 36 triliun, yang nilainya cenderung bertambah setiap tahun dan pembiayaannya bersifat multiyears, Hidayat percaya bahwa program itu bisa terpenuhi apabila ia mendapat kepercayaan warga Jakarta untuk memimpin.
Mantan Ketua MPR ini juga menyayangkan perihal Jakarta yang masih belum memiliki masjid raya provinsi. Padahal, Semarang, Surbaya dan provinsi lainnya sudah memiliki masjid raya yang mewakili provinsi masing-masing. Karena itu, jika nanti terpilih sebagai gubernur, Hidayat berjanji akan mendirikan sebuah masjid raya provinsi sebagai gerbang ibukota dan simbol relijius Jakarta.
Saat ini, Jakarta memiliki 3.148 masjid, 5.648 mushola, 5.584 majelis taklim, 1.018 organisasi masyarakat dan 41 radio dakwah. Tercatat juga ada 1.904 dai atau muballigh dan 221 ulama. Sedangkan dalam segi pendidikan agama, terdapat 3.574 Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA), 460 Madrasah Ibtidaiyah dengan 5.443 guru, 229 Madrasah Tsanawiyah dengan 4.365 guru dan 82 Madrasah Aliyah dengan 1.636 guru.
Guna mewujudkan Jakarta sebagai kota yang religius, Calon Gubernur DKi Jakarta dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Hidayat Nur Wahid, berjanji akan memperhatikan para penjaga tempat ibadah.
Tidak hanya memperhatikan saja, Hidayat juga akan memberikan insentif bagi mereka yang mengabdikan diri melayani masyarakat agar mudah beribadah.
“Kita akan memberikan insentif sebesar Rp1,5 juta,” kata Hidayat usai mengunjugi Kantor PP Muhammadiyah di Kawasan Menteng Jakarta Pusat, Kamis 19 April 2012.
Tujuan pemberian dana insentif itu dilakukan supaya mereka lebih giat merawat tempat ibadah agar menjadi nyaman untuk warga. Para pengurus rumah ibadah ini akan mendapatkan uang insentif yang akan diberikan setiap bulan. Ini dilakukan untuk membangun Jakarta menjadi kota yang religius.
“Ini supaya mereka punya waktu untuk menunggu rumah ibadah. Tempat ibadah harus aman dan terkelola,” katanya.
Ditambahkan Hidayat, tingginya angka kriminalitas di Jakarta terjadi karena nilai keagamanan telah hilang. Menurutnya, pembunuhan dan tawuran antar warga adalah dampak yang paling nyata.
Hidayat juga berjanji akan membentuk forum antar umat beragama yang bertujuan sebagai wadah bagi para pemuka agama untuk membicarakan permasalahan yang menyangkut kerukunan antar umat.
“Kami akan kokohkan forum komunikasi antar umat beragama. Para pemuka agama akan sering bertemu untuk mengatasi permasalahan yang ada,” katanya.
Selain itu, meningkatkan kegiatan keagaam seperti lomba lagu-lagu agama, kosidahan, di masjid dan kegiatan di gereja. Semangat agama akan dijalankan bersama dengan semanagt seni.
“Kita punya semangat beragama, dan itu jadi indah. Kita sangat membayangkan warga suka ke rumah-rumah ibadah,” katanya.
Sumber: kompas | tribunnews
Thursday, June 14, 2012
Komunitas #BedaIsMe, Wadah Baru Kelompok Liberal Merekrut Anak Muda
Untuk menandingi komunitas anak muda #IndonesiaTanpaJIL, kelompok Liberal membuat komunitas #BedaIsMe. Maksud hati ingin tampil beda, tapi terjebak dalam keyakinan yang melecehkan Islam.
Perbedaan adalah sunatullah. Pluralitas adalah keniscayaan. Namun, perbedaan dan keragamaan bukan ditonjolkan dengan cara merusak dan melecehkan keyakinan kelompok lain. Islam menghargai perbedaan, selama perbedaan itu saling menghormati keyakinan masing-masing, dan selama perbedaan itu tidak melanggar aturan-aturan hukum yang ada.
Islam menghargai pluralitas, tapi menolak pluralisme. Inilah yang tidak bisa dipahami oleh kelompok Liberal. Mereka selalu berkoar-koar menyatakan bahwa negara kita menjamin kebebasan beragama. Benar memang, Undang-Undang Dasar 1945 menjamin “kebebasan beragama”, tapi bukan kebebasan “mengacak-acak agama”.
Untuk mengampanyekan komunitas #BedaIsMe, kelompok liberal mengadakan Apel Akbar Aksi Cinta Indonesia. Sungguh menggelikan, meski namanya “Apel Akbar”, namun peserta yang datang hanya segelintir saja, berbeda dengan Apel Akbar yang seringkali digalang oleh umat Islam yang dihadiri oleh ribuan, puluhan ribu bahkan ratusan ribu massa. Dalam Apel Akbar Aksi Cinta Indonesia yang dihadiri oleh beragam kelompok lintas agama dan keyakinan itu, mereka mengusung tema “Aksi Solidaritas Korban Kekerasan Atas Nama Agama”. Aksi dilakukan di depan Istana Negara, Ahad (10/6/2012).
Selain para aktivis Liberal, aksi segelintir orang itu juga dihadiri oleh penganut Ahmadiyah, Syiah, Komnas Perempuan, aktivis gereja ilegal Bekasi, GKI Yasmin Bogor, dan Aceh Singkil, seniman Liberal dan kekiri-kirian seperti Hanung Bramantyo, dan tak ketinggalan istri dari mendiang Gus Dur, Sinta Nuriyah. “Pemerintah harus tegas pada pelaku tindak kekerasan dan intoleransi atas nama agama,” tegas Tantowi, koordinator aksi komunitas #BedaIsMe.
Mengatasnamakan Pancasila, komunitas ini menyebut aksi mereka sebagai upaya menjaga keragaman, kebebasan, dan toleransi. Berdirinya komunitas #BedaIsMe, menurut mereka, dilatarbelakangi oleh maraknya berbagai aksi kekerasan, seperti penyerangan terhadap diskusi yang dilakukan oleh lesbi-liberal Irshad Manji, pelarangan konser Ratu Illuminati dan pemuja setan, Lady Gaga, dan penyerangan yang terjadi terhadap sekte Syiah di Pamekasan, Madura, serta penyerangan terhadap kelompok penoda Islam, Ahmadiyah. “Peristiwa-peristiwa itu ada unsur gagal dan ada unsur membiarkan (oleh pemerintah, red),” kata Alissa Qatrunnada, putri mendiang Gus Dur.
Selain keluarga besar Gus Dur, demo kecil-kecilan yang diselenggarakan di depan Istana Negara itu juga menghadirkan beberapa tokoh yang selama ini memiliki jejak rekam membela aliran-aliran yang menyimpang. Nama-nama seperti Eva Sundari (anggota DPR RI dari PDIP), Maman Imanul Haq (aktivis AKKBB), dan Siti Musdah Mulia tercatat sebagai orang yang memberikan orasi. Acara ditutup dengan doa lintas iman, sebagaimana ritual yang seringkali mereka lakukan dalam berbagai acara.
Untuk menarik minat anak muda agar bergabung dalam komunitas #BedaIsMe, Ahad sorenya mereka menggelar berbagai pentas seni dan pemutaran film karya sutradara Liberal, Hanung Bramantyo. Acara yang dilangsungkan di Taman Ismail Marzuki itu menghadirkan konser bertajuk #BedaIsMe Diversity Concert: Tribute to Victim of Religious Violence, dengan menghadirkan artis-artis dan grup musik, seperti Melanie Subono, Zaskia Adya Mecca, Superman Is Dead, Jogja Hip Hop Foundation, Marjinal,Kill the DJ, dan para Little Monster alias fans berat Lady Gaga Indonesia.
Dalam pentas seni malam itu, Hanung Bramantyo memutar film pendek berjudul “Romi dan Yuli dari Cikeusik”. Film yang dibuat berdasarkan esai puisi yang ditulis oleh Denny JA (pendiri Lingkar Survey Indonesia) ini menceritakan tentang kisah kasih antara penganut Ahmadiyah dan putri dari seorang tokoh garis keras. Film yang diperankan oleh Ben Kasyafani dan Zaskia Adya Mecca ini sarat dengan propaganda membela Ahmadiyah dan citra buruk terhadap umat Islam. Seperti ingin meledek umat Islam yang menolak Lady Gaga, acara pentas seni malam itu juga diisi dengan flashmob (tarian ala Lady Gaga) yang dilakukan oleh para Little Monster.
Aksi demo komunits #BedaIsMe seperti ingin menyambut propaganda busuk Barat yang menyebut Indonesia sebagai negeri yang tidak toleran. Kelompok yang mengalami disorientasi dalam beragama ini seperti menari-nari di atas tabuhan genderang Barat yang memang memiliki kepentingan untuk memasarkan produk-produk Sekular-Liberal mereka. Demonstrasi yang mereka lakukan semakin menguatkan dugaan, bahwa merekalah yang selama ini menjelek-jelekkan pemerintah Indonesia kepada dunia internasional.
Padahal, kalau mereka mau membuka mata dan menggunakan akal sehat, di negara-negara Eropa-lah pelanggaran terhadap kebebasan beragama seringkali terjadi dan menimpa umat Islam. Di Jerman misalnya, seorang Muslimah berjilbab dibunuh di dalam ruang pengadilan, di depan majelis hakim yang katanya terhormat. Di Prancis, Muslimah yang mengenakan cadar mendapat cemoohan dan intimidasi. Di Swiss, menara masjid dilarang. Di Amerika, rencana pembangunan masjid mendapat teror dan vandalisme. Di Denmark, seorang kartunis melecehkan Nabi Muhammad shallallahu ’alaihi wasallam. Fakta-fakta itu hanya sebagian saja yang diungkap oleh media massa. Jadi, kalau kelompok Liberal di Indonesia mengadu ke lembaga-lembaga di Eropa, itu sama saja bercermin pada air comberan!
Wednesday, June 13, 2012
Antara Hidayat Nur Wahid, SBY, Ahmadiyah Dan Duta Besar Inggris
Jakarta yang Jayakarta adalah Jakarta yang bersih dan beres. Termasuk bersih dan beres dari aliran sesat, seperti Ahmadiyah. Lalu apa kata kandidat gubernur DKI Jakarta, Ustadz Dr. Hidayat Nur Wahid soal pembubaran Ahmadiyah?.
Hidayat mengatakan bahwa sebenarnya sesuai ketentuan Undang-undang yang berlaku kewenangan pembubaran Ahmadiyah berada di tangan Presiden. Nah, kata Hidayat, dirinya saat menjabat sebagai Ketua MPR pernah bicara berdua dengan Presiden SBY terkait hal ini. Saat itu dia katakan kepada SBY, “Kita ini punya UUD 1945. Kita bukan hanya punya pasal 28 E yang menjamin kebebasan berekspresi, tetapi kita punya pasal 28 J yang menyatakan bahwa kebebasan itu dibatasi UU,” kata Hidayat.
Hidayat juga bercerita dirinya didatangi Dubes Inggris untuk Indonesia. Sang Dubes menanyakan pada Hidayat soal pelarangan Ahmadiyah di Indonesia dan meminta agar negara tidak mengintervensi keyakinan warganya. Atas pertanyaan Dubes itu Hidayat menjawab, “Saya harus mengingatkan anda, Mengapa anda mengintervensi negara saya. Urusan Ahmadiyah ini urusan negara saya”, katanya.
Sang Dubes kemudian mengatakan jika di negaranya saja Ahmadiyah bebas dan tidak dilarang. “Anda jangan pura-pura tidak tahu, Anda yang buat Ahmadiyah”, kata Hidayat kepada sang Dubes ketika itu.
Soal Ahmadiyah, Hidayat berpendirian bahwa kalau memang kalangan Ahmadiyah cinta kepada Islam, cinta Rasul, cinta Al Quran, kenapa harus nambah nabi baru lagi. “Jadilah umat Islam”, katanya. Tetapi jika memang Ahmadiyah mencintai nabi yang lain (Mirza Ghulam Ahmad, red), lebih baik nyatakan diri sebagai nonmuslim. “Selesai urusannya”, katanya.
Terkait kebijakan apa yang akan dia ambil jika jadi Gubernur DKI, Hidayat mengatakan, “Kita baru menuju. Kita menang saja belum. Yang penting kita menang dulu,” katanya.
http://www.undergroundtauhid.com/antara-hidayat-nur-wahid-sby-ahmadiyah-dan-duta-besar-inggris/
Hidayat mengatakan bahwa sebenarnya sesuai ketentuan Undang-undang yang berlaku kewenangan pembubaran Ahmadiyah berada di tangan Presiden. Nah, kata Hidayat, dirinya saat menjabat sebagai Ketua MPR pernah bicara berdua dengan Presiden SBY terkait hal ini. Saat itu dia katakan kepada SBY, “Kita ini punya UUD 1945. Kita bukan hanya punya pasal 28 E yang menjamin kebebasan berekspresi, tetapi kita punya pasal 28 J yang menyatakan bahwa kebebasan itu dibatasi UU,” kata Hidayat.
Hidayat juga bercerita dirinya didatangi Dubes Inggris untuk Indonesia. Sang Dubes menanyakan pada Hidayat soal pelarangan Ahmadiyah di Indonesia dan meminta agar negara tidak mengintervensi keyakinan warganya. Atas pertanyaan Dubes itu Hidayat menjawab, “Saya harus mengingatkan anda, Mengapa anda mengintervensi negara saya. Urusan Ahmadiyah ini urusan negara saya”, katanya.
Sang Dubes kemudian mengatakan jika di negaranya saja Ahmadiyah bebas dan tidak dilarang. “Anda jangan pura-pura tidak tahu, Anda yang buat Ahmadiyah”, kata Hidayat kepada sang Dubes ketika itu.
Soal Ahmadiyah, Hidayat berpendirian bahwa kalau memang kalangan Ahmadiyah cinta kepada Islam, cinta Rasul, cinta Al Quran, kenapa harus nambah nabi baru lagi. “Jadilah umat Islam”, katanya. Tetapi jika memang Ahmadiyah mencintai nabi yang lain (Mirza Ghulam Ahmad, red), lebih baik nyatakan diri sebagai nonmuslim. “Selesai urusannya”, katanya.
Terkait kebijakan apa yang akan dia ambil jika jadi Gubernur DKI, Hidayat mengatakan, “Kita baru menuju. Kita menang saja belum. Yang penting kita menang dulu,” katanya.
http://www.undergroundtauhid.com/antara-hidayat-nur-wahid-sby-ahmadiyah-dan-duta-besar-inggris/
Tuesday, June 12, 2012
Buku Porno Itu Tidak Porno! (Koreksi Berita MetroTV)
Beberapa saat yang lalu, munculnya kembali buku porno di untuk kalangan SD. Kali ini buku novel yang diketemukan di perpustakaan Purworejo. Saya kaget dengan berita yang pertama kali mendengar dari Metro TV. Dalam hati terlintas kenapa daerah saya masuk Tv eh malah berita jeleknya. Ada keinginan saya untuk mengecek langsung ke TKP, yaitu Perpustakaan Umum Purworejo. Tapi karena waktu yang belum longgar, saya belum berkesempatan untuk mengecek langsung.
Untuk beberapa hari saya terlupa masalah itu. Dan teringat kembali ketika membuka FaceBook, ada status dari Mbak Helvi Tiana Rosa, Pendiri Forum Lingkar Pena, sebuah forum penulis yang telah mengibarkan benderanya bukan hanya di nusantara tetapi sudah sampai luar negeri. Dari situ, saya bisa tahu, ternyata buku yang diberitakan porno itu adalah buku karangan dari penulis yang sudah mempunyai nama. Penulis yang lahir dari Forum Lingkar Pena.
Di situ mbak Helvy menyatakan keheranan dan menyatakan kesaksianya bahwa apa yang diberitakan di mediam, bahwa buku buku novel berikut : Jazimah Al-Muhyi Full (Duka di Wibeng), Galang Lufityanto (Tidak Hilang Sebuah Nama) dan Intan Savitri (Syahid Samurai dan Festival Syahidah). Saya pribadi sudah membaca buku yang terakhir. Dan saya tidak menemukan ungkapan ungkapan porno di situ. Lebih lebih lagi, mereka para pengarang adalah penulis penulis yang lahir dari forum yang religius. Sangat tidak mengkin mengumbar tulisan berbau porno. Forum Lingkar Pena, sangat menekankan adanya nilai nilai agama yang taat. Jadi ada beberapa keanehan yang membikin geleng geleng kepala bagi yang tahu.
Dalam statusnya di facebook, Mbak Helvy mengatakan ada yang salah kaprah dalam hal ini.
1. Tim seleksi buku pengayaan yang ditunjuk di tingkat nasional/pemda yang memberi rekomendasi buku tersebut cocok untuk anak SD
2. Beberapa guru SD yang tidak membaca betul dan langsung menyatakan buku-buku tersebut mengandung pornografi.
3. Beberapa media yang mengutip tanpa mengecek lagi kebenaran hal tersebut.
Dalam kesaksiannya Mbak Helvy berkata. “Saya kenal secara pribadi nama-nama penulis di atas sebagai pengurus Forum Lingkar Pena di masa saya menjadi Ketua Umum dan sudah membaca semua buku yang diberitakan. Saya bersaksi bahwa tidak mungkin dan tidak benar tulisan tersebut mengandung pornografi. Sungguh aneh, buku yang salah peruntukkannya (yang bahkan bukan salah penulis dan penerbit, melainkan tim seleksi buku pengayaan) diberi stigma seperti itu. Nah buku-buku yang porno betulan malah didiamkan ck ck ck..”
Sangat disayangkan, bila masih ada para pendidik yang tidak jeli membaca dan menilai buku buku yang ada. Ironisnya ada media yang dengan sangat senang bila ada berita buruk karena akan membuat laku medianya. Tapi tanpa mengkoreksi atau melihat lebih jauh apa yang ada.
http://media.kompasiana.com/buku/2012/06/13/buku-porno-itu-tidak-porno-koreksi-berita-metrotv/
Untuk beberapa hari saya terlupa masalah itu. Dan teringat kembali ketika membuka FaceBook, ada status dari Mbak Helvi Tiana Rosa, Pendiri Forum Lingkar Pena, sebuah forum penulis yang telah mengibarkan benderanya bukan hanya di nusantara tetapi sudah sampai luar negeri. Dari situ, saya bisa tahu, ternyata buku yang diberitakan porno itu adalah buku karangan dari penulis yang sudah mempunyai nama. Penulis yang lahir dari Forum Lingkar Pena.
Di situ mbak Helvy menyatakan keheranan dan menyatakan kesaksianya bahwa apa yang diberitakan di mediam, bahwa buku buku novel berikut : Jazimah Al-Muhyi Full (Duka di Wibeng), Galang Lufityanto (Tidak Hilang Sebuah Nama) dan Intan Savitri (Syahid Samurai dan Festival Syahidah). Saya pribadi sudah membaca buku yang terakhir. Dan saya tidak menemukan ungkapan ungkapan porno di situ. Lebih lebih lagi, mereka para pengarang adalah penulis penulis yang lahir dari forum yang religius. Sangat tidak mengkin mengumbar tulisan berbau porno. Forum Lingkar Pena, sangat menekankan adanya nilai nilai agama yang taat. Jadi ada beberapa keanehan yang membikin geleng geleng kepala bagi yang tahu.
Dalam statusnya di facebook, Mbak Helvy mengatakan ada yang salah kaprah dalam hal ini.
1. Tim seleksi buku pengayaan yang ditunjuk di tingkat nasional/pemda yang memberi rekomendasi buku tersebut cocok untuk anak SD
2. Beberapa guru SD yang tidak membaca betul dan langsung menyatakan buku-buku tersebut mengandung pornografi.
3. Beberapa media yang mengutip tanpa mengecek lagi kebenaran hal tersebut.
Dalam kesaksiannya Mbak Helvy berkata. “Saya kenal secara pribadi nama-nama penulis di atas sebagai pengurus Forum Lingkar Pena di masa saya menjadi Ketua Umum dan sudah membaca semua buku yang diberitakan. Saya bersaksi bahwa tidak mungkin dan tidak benar tulisan tersebut mengandung pornografi. Sungguh aneh, buku yang salah peruntukkannya (yang bahkan bukan salah penulis dan penerbit, melainkan tim seleksi buku pengayaan) diberi stigma seperti itu. Nah buku-buku yang porno betulan malah didiamkan ck ck ck..”
Sangat disayangkan, bila masih ada para pendidik yang tidak jeli membaca dan menilai buku buku yang ada. Ironisnya ada media yang dengan sangat senang bila ada berita buruk karena akan membuat laku medianya. Tapi tanpa mengkoreksi atau melihat lebih jauh apa yang ada.
http://media.kompasiana.com/buku/2012/06/13/buku-porno-itu-tidak-porno-koreksi-berita-metrotv/
Sunday, May 27, 2012
Fauzi Baadila Berani Bersuara “Indonesia Lebih Asyik Tanpa JIL”, Kamu?
Sebagaimana diberitakan beberapa hari terakhir ini di sejumlah media, terkait kedatangan pegiat lesbian dari Kanada, Irshad Manji, yang berbuntut pelarangan kegiatan oleh pihak kepolisian karena tidak mendapatkan ijin, semakin dijadikan momentum oleh kaum liberalis Indonesia dibawah naungan Jaringan Islam Liberal (JIL) sebagai momen untuk mengambil hati masyarakat Indonesia sebagai kaum tertindas, minoritas, dan layak mendapatkan simpati dan dukungan oleh semua pihak.
Terbukti, dengan kekuatan media yang mereka kuasai, telah berhasil membangun opini publik dengan seolah-olah berada pada posisi yang benar dan sedang mengalami berbagai tekanan, baik itu yang datang dari kalangan Ormas masyarakat, ataupun juga yang datang dari kalangan kepolisian. Pemberitaan yang muncul, nyaris telah mengaburkan latarbelakang dan apa yang menjadi pemicu sehingga harus muncul berbagai teriakan dan penolakan dari banyak kalangan terutama Ormas Islam.
Terlepas dari kasus Irshad Manji, kedepan dan seterusnya selagi eksistensi dari kaum liberalisme (baca : JIL) masih diberi tempat dan dibiarkan mendapat fasilitas , maka keresahan demi keresahan yang menyangkut perusakan akidah, akan terus mengalir deras di negeri ini . Sejatinya, JIL yang menurut para pegiatnya sebagai kaum pembaharu dan modern dalam berfikir, bila diteliti lebih jauh, sebenarnya wacana-wacana dan konsep-konsep yang dikumandangkan telah pernah dikembangkan sebelumnya oleh kalangan orientalis barat dalam proses sekularisasi dan liberalisasi Islam. Atas dasar ini, maka sekilas sudah terlihat persamaa gagasan antara Orientalis barat dengan apa yang diusung JIL. Hal ini menimbulkan kecurigaan tentang misi yang sedang diperjuangkan JIL, apakah misi tersebut murni untuk merubah wajah islam, atau misi ini hanya sebuah pesanan.Apalagi tokoh-tokoh yang sering dibanggakan oleh JIL adalah orang-orang yang telah mencatat sejarah hitam dalam Islam dengan menjadi perpanjangan tangan dari kaum Orientalis dalam upaya menggerogoti Islam dari dalam.
Sebut saja Di Al-Jazair muncul Muhammad Arkoun (lahir 1928) yang menetap di Perancis. Ia menggagas tafsir al-Qur`an model baru yang didasarkan pada berbagai disiplin Barat seperti dalam lapangan semiotika (ilmu tentang fenomena tanda), antropologi, filsafat dan linguistik. Di Pakistan muncul Fazlur Rahman (lahir 1919) yang menetap di Amerika dan menjadi guru besar di Universitas Chicago. Ia menggagas tafsir konstekstual, satu-satunya model tafsir yang adil dan terbaik menurutnya. Ia mengatakan al-Qur`an itu mengandung dua aspek: legal spesifik dan ideal moral, yang dituju oleh al-Qur`an adalah ideal moralnya, karena itu ia yang lebih pantas untuk diterapkan.
Demikian juga ada Salman Rushdie, yang terang-terangan telah menghujat Islam dengan menyebut Al-qur’an adalah Ayat-ayat Syetan menjadi tokoh paling populer dikalangan Islam Liberal.
Fauzi Baadila : Indonesia Lebih Asyik Tanpa JIL
Dari kondisi yang semacam itulah, artis cakep satu ini, Fauzi Baadila merasa prihatin dan ikut merasa terpanggil jiwanya untuk ikut ambil bagian dalam memerangi pemikiran liberal melalui JIL.
Meski mengakui dirinya masih ‘begajulan’, Fauzi memiliki komitmen yang kuat dalam membela Islam dan melawan pemikiran liberal, terutama melalui aktivitasnya di Twitter. Kontribusi dan semangatnya luar biasa, dan kerendahhatiannya pun perlu dicontoh oleh semua orang.
Ia pun terlibat dalam sebuah aksi damai yang di pelopori Forum Umat Islam (FUI) , dalam tema #INDONESIA TANPA JIL, pada 09 Maret 2012 lalu yang dihadiri oleh kurang lebih 3000-an umat Islam. Aksi yang cukup besar, namun tidak diangkat sama sekali oleh media mainstrem. Sangat berbeda bila yang mengadakan belasan kaum liberal dengan tema menyudutkan Islam atau ormas Islam, media dengan sigap untuk terus memberitakannya. Inilah bukti kekuatan JIL sudah mengakar dikalangan media.
Fauzi Baadila pun dengan sangat berani mengeluarkan video yang menampakkan ketegasannya untuk memerangi JIL agar Indonesia lebih baik. Video yang diunduh di youtube dengan tema #IndonesiaTanpaJIL dan diberi judul “Fauzi Baadila for #IndonesiaTanpaJIL !“. Video diawali dengan kemunculan Fauzi Baadila yang mengucapkan “Indonesia Tanpa JIL” seraya mengacungkan jari telunjuknya.
Kemudian video dengan latarbelakang suasana jalanan tersebut memunculkan tulisan “Karena Indonesia Lebih Asik Tanpa JIL (Jaringan Islam Liberal)”, dan ditutup dengan tulisan #IndonesiaTanpaJIL serta logo Twitter dan Facebook.
Inilah wujud keberimanan seorang Fauzi Baadila sehingga ia berani dan lantang membela aqidah dari pemikiran-pemikiran nyeleneh yang merusak Islam.
Jika Fauzi Baadila berani menyuarakan “Indonesia Lebih Asyik Tanpa JIl”, bagaimana
dengan anda??
dengan anda??
Saturday, May 26, 2012
Anak Kepala Mossad Berani Lawan Israel
Ketika libido Israel sedang tinggi untuk segera menyerang fasilitas nuklir Iran, mantan Kepala Mossad Meir Dagan justru mendesak agar negara Zionis meredam keinginannya. Tampaknya, secara genetis, bibit kekritisan mantan orang nomor satu di institusi intelijen Israel ini, sudah mengalir di keluarga besarnya.
Omer Goldman putri Dagan, sepertinya mewarisi kekritisan ayahnya terhadap pemerintah Israel. Bahkan saking kuatnya pendirian untuk menentang kebijakan pemerintah Zionis yang dianggap tak adil, ia rela dipenjara.
Sebelumnya, ia pernah dipenjara selama 21 hari pada 2008 karena menolak menjalani wajib militer, seperti yang diwajibkan kepada semua warga Israel yang memenuhi syarat. Tak tanggung-tanngung, ulahnya yang nyleneh ini dilakukan ketika ayahnya masih menjabat sebagai Kepala Mossad. Dagan sendiri telah pensiun dari Mossad pada 2007.
Sikap menentang dari Goldman terhadap pemerintahan ini, muncul pertamakali ketika ia menyadari realitas sesungguhnya dari pendudukan orang-orang Israel terhadap desa-desa Palestina. Hidupnya berubah, ketika tentara Zionis menembakkan gas air mata dan peluru karet pada saat ia berdiri dengan seorang perempuan Palestina.
Garis keturunan Goldman sesungguhnya merupakan golongan Yahudi terkemuka dan menolak negara Zionis. Sosok yang paling terkenal dari kelompok ini adalah Albert Einstein. Ia menolak jadi presiden pertama dari negara Israel, karena Zionis dianggapnya bertentangan dengan Yudaisme. Menurut ilmuwan besar dalam sejarah dunia ini, negara Israel justru akan jadi ancaman bagi orang Yahudi.
Lalu, ketika Goldman telah memilih sikap menentang pemerintah, dia turun ke jalan dengan membagikan selebaran kepada warga Israel lainnya. Selebaran itu berisi ajakan untuk mengkritik dan menentang pemerintah Israel terutama kepada militernya
Jalan yang dipilih Goldman tentu sangat berbeda dengan kebanyakan anak pejabat lainnya di negara Israel. Anak-anak pejabat di sana tak pernah muncul dalam demontrasi atau protes terhadap pemerintahan. Kebanyakan mereka justru muncul dalam beragam media massa, seperti Layalina, Enigma, Insight dan majalah Lounge Lifestyle.
Putri Dagan ini aktif dalam upaya protes dan demonstrasi terhadap Israel agar segera membuka perbatasan di Rafah. Ia juga bersedia membantu orang-orang Mesir dengan cara menentang Ayah dan kawan-kawannya yang telah dianggap sebagai diktator dan korup. INTELIJEN
Omer Goldman putri Dagan, sepertinya mewarisi kekritisan ayahnya terhadap pemerintah Israel. Bahkan saking kuatnya pendirian untuk menentang kebijakan pemerintah Zionis yang dianggap tak adil, ia rela dipenjara.
Sebelumnya, ia pernah dipenjara selama 21 hari pada 2008 karena menolak menjalani wajib militer, seperti yang diwajibkan kepada semua warga Israel yang memenuhi syarat. Tak tanggung-tanngung, ulahnya yang nyleneh ini dilakukan ketika ayahnya masih menjabat sebagai Kepala Mossad. Dagan sendiri telah pensiun dari Mossad pada 2007.
Sikap menentang dari Goldman terhadap pemerintahan ini, muncul pertamakali ketika ia menyadari realitas sesungguhnya dari pendudukan orang-orang Israel terhadap desa-desa Palestina. Hidupnya berubah, ketika tentara Zionis menembakkan gas air mata dan peluru karet pada saat ia berdiri dengan seorang perempuan Palestina.
Garis keturunan Goldman sesungguhnya merupakan golongan Yahudi terkemuka dan menolak negara Zionis. Sosok yang paling terkenal dari kelompok ini adalah Albert Einstein. Ia menolak jadi presiden pertama dari negara Israel, karena Zionis dianggapnya bertentangan dengan Yudaisme. Menurut ilmuwan besar dalam sejarah dunia ini, negara Israel justru akan jadi ancaman bagi orang Yahudi.
Lalu, ketika Goldman telah memilih sikap menentang pemerintah, dia turun ke jalan dengan membagikan selebaran kepada warga Israel lainnya. Selebaran itu berisi ajakan untuk mengkritik dan menentang pemerintah Israel terutama kepada militernya
Jalan yang dipilih Goldman tentu sangat berbeda dengan kebanyakan anak pejabat lainnya di negara Israel. Anak-anak pejabat di sana tak pernah muncul dalam demontrasi atau protes terhadap pemerintahan. Kebanyakan mereka justru muncul dalam beragam media massa, seperti Layalina, Enigma, Insight dan majalah Lounge Lifestyle.
Putri Dagan ini aktif dalam upaya protes dan demonstrasi terhadap Israel agar segera membuka perbatasan di Rafah. Ia juga bersedia membantu orang-orang Mesir dengan cara menentang Ayah dan kawan-kawannya yang telah dianggap sebagai diktator dan korup. INTELIJEN
Tuesday, May 22, 2012
Innalillahi, Buku bacaan anak SD bergambar Nabi Muhammad SAW beredar di Solo
Innalillahi, Buku bacaan bergambar kartun Nabi Muhammad SAW beredar di perpustakaan sebuah madrasah ibtidaiyah di Kota Solo, Jawa Tengah.
Keberadaan buku berjudul Kisah Menarik Masa Kecil Para Nabi itu dilaporkan oleh M. Budi, orangtua siswa sekolah dasar (SD), di Balai Kota Solo, pada hari Selasa (22/5/2012).
Awalnya, Budi sendiri kurang percaya saat anaknya mengatakan dia memiliki buku bergambar Nabi Muhammad SAW. Karena yang ia ketahui, dalam Islam penggambaran sosok Nabi Muhammad SAW dalam bentuk gambar adalah dilarang. Tetapi, anaknya bersikeras menunjukkan bahwa buku yang dipinjamnya memang memuat gambar Nabi Muhammad.
Setelah memeriksa dengan teliti buku tersebut, Budi terkejut ternyata benar adanya bahwa di beberapa halaman buku itu terdapat kartun yang menggambarkan Rasulullah SAW. “Sekitar empat gambar,” kata Budi kepada walah satu TV swasta,
Di beberapa halaman buku terlihat sosok Nabi Muhammad digambarkan secara cukup jelas, meski wajahnya disamarkan dengan cahaya dan dibubuhi tulisan Muhammad dalam huruf Arab, terdapat di halaman 43, 44, 46, dan 48. Bahkan, di halaman 44, sosok Nabi Muhammad yang sedang menggembalakan domba terlihat sangat jelas, termasuk wajah dan rambutnya.
"Ini kan sesuatu yang tidak benar," jelas Budi sembari menunjukkan buku itu, dilansir Media Indonesia.
Dari catatan yang terdapat pada sampul belakang, buku tersebut diterbitkan Nobel Edumedia yang beralamat di Kawasan Industri Pulogadung, Jakarta Timur.
Yang lebih mengejutkan lagi, stempel yang tertera pada sampul dalam, buku tersebut merupakan bantuan dari Kementerian Agama RI, Direktorat Jenderal Pendidikan Islam tahun 2011.
"Kalau betul ini bantuan dari Kementerian Agama, artinya mereka tidak cermat sehingga buku ini bisa masuk perpustakaan sekolah," tambah Budi.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Solo Ahmad Nasirin, ketika, juga mengaku terkejut dengan temuan ini. Heran bagaimana bisa buku seperti itu masuk ke sekolah dan dibaca para siswa. Meski demikian menurut Nasirin, pada dasarnya isi buku tersebut bagus, hanya yang jadi masalah adalah ilustrasi gambarnya.
"Kalau isinya sih tidak ada masalah, tapi ilustrasinya itu yang saya tidak sepakat. Kami akan menelusuri keberadaan buku ini lebih jauh, termasuk dari mana buku ini berasal," tegasnya, saat ditemui wartawan di ruang kerjanya.
Sebab, lanjut Nasirin, Kantor Kementerian Agama Solo sama sekali tidak pernah memberikan bantuan buku itu ke sekolah-sekolah. Karena itu, dia menduga bantuan tersebut didrop langsung dari pusat.
Hal ini menjadi pelajaran bagi para orangtua agar lebih teliti lagi mengenai buku-buku yang dibaca oleh anak-anak.
Monday, May 21, 2012
Inilah Para Pejabat dan Tokoh Pendukung Konser Lady Gaga
Hiruk pikuk penolakan konser penyanyi penyembah setan, Lady Gaga, terus berlanjut. Banyak yang pro dan banyak juga yang kontra. Berikut ini beberapa pejabat dan tokoh yang mendukung konser Lady Gaga.
Priyo Budi Santoso, Wakil Ketua DPR dari Partai Golkar
Wakil Ketua DPR RI, Priyo Budi Santoso menyatakan bahwa dirinya mendukung agar konser Lady Gaga di Jakarta tetap bisa terselenggara sesuai rencana. Namun demikian Priyo mengingatkan agar Lady Gaga juga tak seenaknya saat manggung.
Menurut politisi Golkar itu, Lady Gaga saat tampil nanti tetap harus menyesuaikan diri dengan norma sosial yang berlaku Indonesia. “Melarang konser itu adalah hal yang nggak masuk akal,” kata Priyo usai menerima kunjungan Direktur Big Daddy Entertainment Jacqueline Losung di gedung DPR RI, Senin (21/5) malam.
Priyo menambahkan, sebenarnya tidak ada yang harus dikhawatirkan dari konser Lady Gaga. “Negara kita bukan Negara Tirai Bambu. Saya kira, kalau (ditolak) begitu, malah jadi kampanye yang nggak elok,” ulasnya.
Ditambahkannya, pelarangan terhadap konser Lady Gaga justru membuat Indonesia terlihat tidak memiliki rasa toleransi yang selama ini dibangga-banggakan. “Kecuali, Lady Gaga konser ke sini dengan telanjang bulat. Itu nggak boleh,” ucap Priyo.
Joko Suyanto, Menko Polhukam
Menko Polhukam Djoko Suyanto mengatakan pihaknya sudah sampaikan ke Kapolri Jenderal Timur Pradopo, agar mengelola pihak-pihak yang pro dan kontra terkait konser Lady Gaga di Indonesia. ”Yang penting kedua pihak harus didengar,” ujarnya.
Dia mengharapkan ada koordinasi dan kompromi dari manajemen artis Lady Gaga dan Event Organizer (EO), bagaimana sebaiknya penampilan di Indonesia.
“Kostumnya, koreonya, tempatnya, gerak penari latar maupun Lady Gaganya, serta lirik-lirik lagunya yg harus disepakati dan dikompromikan dengan pihak mereka, yang sesuai dengan kondisi sosial masyarakat kita,” ujarnya.
Dia berharap artis asing, seperti Lady Gaga tidak menampilkan sesuatu yang vulgar. “Saya yakin ini bisa di komunikasikan dan di kompromikan, Sehingga show bisa jalan,” jelasnya.
Benny K Harman, Ketua Komisi III dari Partai Demokrat
Ketua Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Benny K Harman menilai sikap Polri yang menolak konser penyanyi Lady Gaga, aneh. Benny meminta Kapolri Jenderal Timur Pradopo tidak diskriminatif. Lady Gaga dilarang, tetapi lokalisasi dan tempat mangkal wanita tuna susila (WTS) justru dibiarkan.
“Kapolri jangan diskriminatif, jangan (cewek, red) Uzbeskistan diberi karpet merah. Orang yang datang untuk tunjukkan ekspresi kebudayaan kok dilarang,” katanya, Jakarta, Senin (21/5/2012).
Benny juga berpendapat alasan yang dipakai Polri bahwa Lady Gaga merusak moral bangsa. Sebab, polisi bukan penjaga moral.
“Sejak kapan polisi jadi penjaga moral. Nanti lama-lama, orang tidak ibadah ditangkap. Itu tidak akan ganggu Pancasila kita,” jelasnya.
Soetan Batughana, Menolak, Tapi…
Wakil Ketua Fraksi Partai Demokrat, Sutan Batoegana menyatakan, mendukung penuh keputusan Kepolisian RI untuk menolak memberikan izin konser penyanyi asal Amerika Serikat, Lady Gaga. Akan tetapi, Sutan menyatakan, masih mengharapkan akan ada win-win solusion dari polemik ini. “Ambil jalan tengah, titik temunya bagaimana,” kata Sutan Batoegana saat dihubungi, Ahad, 20 Mei 2012.
Sutan menyatakan, tindakan kepolisian sebagai pelaksanaan tugas menjaga keamanan memang harus menjadi hal utama. Namun, keputusan untuk menolak izin pelaksanaan konser penyanyi bernama asli Joanne Angelina Germanotta ini belum merupakan keputusan final. Menurut dia, masih ada jalan tengah yang dapat ditempuh melalui perundingan dan kesepakatan. “Tentu butuh penyesuaian antara budaya mereka (Lady Gaga) dengan kebudayaan Indonesia,” kata Sutan.
Nasib konser Lady Gaga, menurut dia, jangan sampai membuat kecewa kelompok tertentu. Anak muda, penonton, dan penggemar Lady Gaga tidak menjadi kecewa karena pembatalan. Para Ulama, tokoh adat, dan kelompok kontra juga tidak kecewa karena ada konser yang dinilai tak sopan. Hendaknya kita menghargai seni tetapi tetap menunjukkan berpegang pada budaya,” kata dia.
Sikap Resmi Partai Demokrat
Sekretaris Departemen Hak Asasi Manusia Partai Demokrat, Rachland Nashidik mengatakan partainya mendukung konser Lady Gaga di Jakarta. Polri didesak untuk memberikan izin konser tersebut. Menurut Rachland, pemerintah telah menyatakan sikap resmi bahwa konser Lady Gaga tidak dilarang. Sikap resmi itu telah disampaikan oleh Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan, Djoko Suyanto, sebagai wakil otoritas politik Indonesia.
“Pernyataan itu menjelaskan kebijakan politik hukum pemerintah yang harus dipatuhi dan dilaksanakan oleh Kapolri dan seluruh jajarannya,” kata Rachland dalam keterangan tertulis yang diterima VIVAnews, Senin 21 Mei 2012.
Said Aqil Siradj, Ketum PBNU
Ketua Umum PBNU Said Aqil Siroj mengatakan, kasus kekerasan yang mengatasnamakan kebebasan merupakan bentuk kegagalan reformasi. “Karena, kebebasan kemudian menimbulkan kebebasan bertindak yang bernaung di bawah agama itu,” ujar Said dalam gelaran kegiatan seni dan budaya wayang bertajuk “Ruwatan untuk Negeri”, di Kampus UI Depok, Jumat (18/5/2012) malam.
Terkait rencana konser Lady Gaga, Said menyatakan bahwa iman orang NU tak akan goyah hanya karena kedatangan Lady Gaga. “Kalau kita mau jahat, enggak usah lihat Lady Gaga kok. Buka internet saja, segala macam ada. Bagi NU, mau ada seribu Lady Gaga, enggak akan mengubah keimanan orang NU,” paparnya.
Biem Benjamin, Cawagub Jakarta
Salah satu calon Gubernur DKI Jakarta, Biem Benjamin, menyatakan bahwa dia mendukung konser Lady Gaga. Namun, menurut dia, Gaga harus menyesuaikan penampilannya dengan kultur Indonesia.
“Iya, mendukung. Namun, siapa pun artisnya, kalau di Indonesia harus ikuti peraturan kita,” ujar putra Benyamin Suaeb ini ketika dihubungi, Senin 21 Mei 2012. Biem mencontohkan, Gaga perlu memodifikasi busana dan gerakan. “Kasih tahu aja dia agar menyesuaikan. Busana dan gerakannya jangan erotis,” dia mengimbau.
Mengenai penilaian tampilan Gaga porno atau tidak, Biem mengembalikan itu pada pandangan masing-masing pribadi yang menonton. Menurut Biem, Gaga biasa saja. Apalagi buat dia yang pernah tinggal di Amerika. “Tergantung orangnya,” ujarnya.
Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif
Konser Lady Gaga terganjal izin dari Polda Metro Jaya. Meski demikian promotor tak kehabisan akal. Mereka telah mendapat dukungan dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif untuk konser tersebut.
Menurut promotor Big Daddy Concerts, memang Mabes Polri yang berwenang mengeluarkan izin. Namun mereka membutuhkan rekomendasi dari beberapa pihak. Salah satunya Polda Metro Jaya yang sudah menyatakan sikap tidak mendukung.
“Mabes harus dapat rekomendasi dari beberapa pihak seperti salah satunya itu Polda Metro, juga dari Departemen Pariwisata. Dari mereka kita sudah mendapatkan izin minggu lalu,” ujar bos promotor Michael Rusli, Senin (14/5/2012).
Basuki Tjahja Purnama (Ahok), Cawagub Jakarta
Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama mengatakan pemerintah telah memberi contoh yang salah dalam melarang konser Lady Gaga di Jakarta.
“Harusnya, pemerintah itu taat konstitusi bukan taat konstituen. Soal Lady Gaga enggak bener atau segala macam, saya juga enggak mungkin nonton kok karena jarang mau nonton,” ujar Ahok di Gereja Katedral, Jakarta, Sabtu, (19/5/2012).
Mantan politikus Golkar ini menjelaskan, jika memang konser Lady Gaga bertentangan dengan agama masyarakat tidak akan menonton. Tetapi, pemerintah tidak harus berpegang kepada konstitusi bukan ayat suci.
“Kita tidak boleh taat pada ayat suci di hadapan pemerintah, kita taat pada ayat-ayat konstitusi, ayat suci itu untuk saya pribadi. Makanya saya pertanyakan pada ormas-ormas itu, kenapa tidak mau periksa pejabat yang korup, kenapa enggak berlakukan potong kepala saja sekalian kalau enggak bisa membuktikan harta kekayaannya dari mana. Itu munafik,” tegasnya.
Rully Chairul Azwar, Waka Komisi X DPR
Wakil Ketua Komisi X DPR Rully Chairul Azwar mengatakan penolakan Lady Gaga oleh ormas terlalu berlebihan. Alasannya, penampilan Lady Gaga di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta tidak akan merusak moral ataupun budaya Indonesia.
“Sudah enggak zaman untuk melarang konser. Jadi yang menolak dan tidak suka Lady Gaga ya jangan menonton, jangan ganggu yang nge-fans Lady Gaga,” kata Rully kepada detikcom, Senin (21/5/2012).
Rully menambahkan, Polri seharusnya berkoordinasi dengan pihak promotor untuk mengatur konser dan konsep busana yang akan dikenakan oleh pemilik nama asli Stefani Joanne Angelina Germanotta ini.
“Diatur saja, misalnya usia penonton termasuk lokasi konser supaya tidak mengganggu yang lain. Tetapi jangan dibatalkan, kasihan yang sudah beli tiket termasuk persiapannya,” imbuhnya.
Lagipula, konser Lady Gaga akan menambah daya promosi Indonesia bagi dunia Internasional. Selain itu, industri kreatif Indonesia, kata Rully dapat mengambil contoh baik dari strategi pemasaran di setiap pertunjukan Lady Gaga.
“Menurut saya konser ini harus dilanjutkan karena ini sudah disiapkan jauh-jauh hari. Jangan hanya karena dua kelompok malah dilarang, tidak boleh seperti itu,” tegas politikus Golkar ini.
Gamawan Fauzi, Menteri Dalam Negeri
Menteri Dalam Negeri, Gamawan Fauzi memperingatkan agar Front Pembela Islam (FPI) tidak mengeluarkan ancaman untuk membubarkan konser Lady Gaga. Menurut dia, di negara demokrasi tidak boleh ada ancam mengancam.
”Di negara-negara demokrasi ini, mana ada ancaman organisasi-organisasi. Tapi bisa saja berpendapat ya. Kalau berpendapat saya juga berpendapat,” katanya di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (21/5).
Menurutnya, kalau mau mengundang Lady Gaga lebih baik dilihat manfaat dan kerugiannya. Kalau ternyata memang lebih banyak manfaatnya, ia mempersilakan. Kalau lebih banyak kerugiannya, maka sebaiknya tidak dilakukan.
Lukman Hakim, Wakil Ketua MPR dari PPP
Wakil Ketua MPR Lukman Hakim Saifuddin kurang sepakat dengan pelarangan konser Lady Gaga di Jakarta. Menurut Lukman, sebenarnya ada win-win solution, dengan meminta Lady Gaga berpenampilan santun di Indonesia.
“Mengapa kita tak kedepankan pendekatan win-win solution dalam menghadapi konser Lady Gaga? Toleransi dan kearifan amat diperlukan dan harus dimiliki justru oleh elit negeri ini, agar ke-Indonesia-an kita tetap terjaga dan terpelihara. Kita bisa meminta Lady Gaga untuk berpakaian, bernyanyi, dan beratraksi panggung yang sesuai dengan budaya kita,” kata Lukman.
Hal ini disampaikan Lukman kepada detikcom, Selasa (22/5/2012).
Dengan begitu, menurut Lukman, tak ada yang patut dikhawatirkan lagi dari pertunjukkan Lady Gaga. “Dunia pun bisa menilai, bagaimana kita sebagai bangsa besar dengan mayoritas muslim terbesar di dunia mampu menyelesaikan masalah tersebut dengan arif,” terang Wakil Ketua Umum PPP ini.
Indra J Piliang dari Partai Golkar
Dalam akunt Twitternya, Indra J Piliang juga memberikan komentar mengenai penolakan konser Lady Gaga dan secara tidak langsung mendukung konser tersebut tetap dilaksanakan.
“Jadi, kalau Lady Gaga konser, di Indonesia akan lahir Kerajaan Iblis, begitu logikanya? Lha, iblis itu terus ada tanpa perlu konser, koq.”
Beberapa Politikus Senayan
“Dari segi semangat kebangsaan, insiden larangan ini menunjukkan negara telah gagal menjaga semangat pluralisme,” kata Wakil Ketua Komisi Keamanan DPR Tubagus Hasanuddin dari PDIP kemarin. Kepolisian semestinya memberi penilaian obyektif atas rencana pergelaran konser Lady Gaga di Gelora Bung Karno, Senayan, pada 3 Juni itu. Dia berharap Polri profesional dan terbebas dari tekanan kelompok mana pun.
Anggota Komisi Kebudayaan DPR, Popong Otje Djundjunan dari Partai Golkar, juga mengatakan pelarangan konser Lady Gaga berlebihan. “Seharusnya masih bisa dibicarakan,” kata dia.
Sekretaris Fraksi Partai Demokrat Saan Mustofa berharap ada landasan hukum yang lebih kuat di balik pelarangan penyanyi dan penulis lagu berusia 26 tahun bernama lengkap Stefani Joanne Angelina Germanotta itu. Terlebih, 55 ribu lembar tiket untuk konser bertajuk “The Born This Way Ball” itu sudah ludes terjual. “Makanya, kepolisian harus membeberkan satu per satu alasannya.”
Beberapa Selebritis Fans Lady Gaga
Di antara publik figur yang lain, kalangan selebritis di Indonesia terlihat paling banyak berkomentar negatif terkait pelarangan konser Lady Gaga di Indonesia.
Vokalis band Kotak, Tantri Syalindri melalui akun @tantrikotak hari ini menulis: “Padahal gw sama chua udah prepare pakaian buat nonton konser Lady Gaga #gagalKonserLadyGaga”.
VJ Daniel Mananta @vjdaniel:” It’ll be cool misalnya SBY kasih speech di opening konser Lady Gaga, lalu bilang, “ini bukti saya ga takut sama preman”
Sarah Sechan @sarseh menulis:”Maksudnya apa nih Lady Gaga melanggar UU pornografi? dia mau konser sambil bikin anak di panggung?”
Priyo Budi Santoso, Wakil Ketua DPR dari Partai Golkar
Wakil Ketua DPR RI, Priyo Budi Santoso menyatakan bahwa dirinya mendukung agar konser Lady Gaga di Jakarta tetap bisa terselenggara sesuai rencana. Namun demikian Priyo mengingatkan agar Lady Gaga juga tak seenaknya saat manggung.
Menurut politisi Golkar itu, Lady Gaga saat tampil nanti tetap harus menyesuaikan diri dengan norma sosial yang berlaku Indonesia. “Melarang konser itu adalah hal yang nggak masuk akal,” kata Priyo usai menerima kunjungan Direktur Big Daddy Entertainment Jacqueline Losung di gedung DPR RI, Senin (21/5) malam.
Priyo menambahkan, sebenarnya tidak ada yang harus dikhawatirkan dari konser Lady Gaga. “Negara kita bukan Negara Tirai Bambu. Saya kira, kalau (ditolak) begitu, malah jadi kampanye yang nggak elok,” ulasnya.
Ditambahkannya, pelarangan terhadap konser Lady Gaga justru membuat Indonesia terlihat tidak memiliki rasa toleransi yang selama ini dibangga-banggakan. “Kecuali, Lady Gaga konser ke sini dengan telanjang bulat. Itu nggak boleh,” ucap Priyo.
Joko Suyanto, Menko Polhukam
Menko Polhukam Djoko Suyanto mengatakan pihaknya sudah sampaikan ke Kapolri Jenderal Timur Pradopo, agar mengelola pihak-pihak yang pro dan kontra terkait konser Lady Gaga di Indonesia. ”Yang penting kedua pihak harus didengar,” ujarnya.
Dia mengharapkan ada koordinasi dan kompromi dari manajemen artis Lady Gaga dan Event Organizer (EO), bagaimana sebaiknya penampilan di Indonesia.
“Kostumnya, koreonya, tempatnya, gerak penari latar maupun Lady Gaganya, serta lirik-lirik lagunya yg harus disepakati dan dikompromikan dengan pihak mereka, yang sesuai dengan kondisi sosial masyarakat kita,” ujarnya.
Dia berharap artis asing, seperti Lady Gaga tidak menampilkan sesuatu yang vulgar. “Saya yakin ini bisa di komunikasikan dan di kompromikan, Sehingga show bisa jalan,” jelasnya.
Benny K Harman, Ketua Komisi III dari Partai Demokrat
Ketua Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Benny K Harman menilai sikap Polri yang menolak konser penyanyi Lady Gaga, aneh. Benny meminta Kapolri Jenderal Timur Pradopo tidak diskriminatif. Lady Gaga dilarang, tetapi lokalisasi dan tempat mangkal wanita tuna susila (WTS) justru dibiarkan.
“Kapolri jangan diskriminatif, jangan (cewek, red) Uzbeskistan diberi karpet merah. Orang yang datang untuk tunjukkan ekspresi kebudayaan kok dilarang,” katanya, Jakarta, Senin (21/5/2012).
Benny juga berpendapat alasan yang dipakai Polri bahwa Lady Gaga merusak moral bangsa. Sebab, polisi bukan penjaga moral.
“Sejak kapan polisi jadi penjaga moral. Nanti lama-lama, orang tidak ibadah ditangkap. Itu tidak akan ganggu Pancasila kita,” jelasnya.
Soetan Batughana, Menolak, Tapi…
Wakil Ketua Fraksi Partai Demokrat, Sutan Batoegana menyatakan, mendukung penuh keputusan Kepolisian RI untuk menolak memberikan izin konser penyanyi asal Amerika Serikat, Lady Gaga. Akan tetapi, Sutan menyatakan, masih mengharapkan akan ada win-win solusion dari polemik ini. “Ambil jalan tengah, titik temunya bagaimana,” kata Sutan Batoegana saat dihubungi, Ahad, 20 Mei 2012.
Sutan menyatakan, tindakan kepolisian sebagai pelaksanaan tugas menjaga keamanan memang harus menjadi hal utama. Namun, keputusan untuk menolak izin pelaksanaan konser penyanyi bernama asli Joanne Angelina Germanotta ini belum merupakan keputusan final. Menurut dia, masih ada jalan tengah yang dapat ditempuh melalui perundingan dan kesepakatan. “Tentu butuh penyesuaian antara budaya mereka (Lady Gaga) dengan kebudayaan Indonesia,” kata Sutan.
Nasib konser Lady Gaga, menurut dia, jangan sampai membuat kecewa kelompok tertentu. Anak muda, penonton, dan penggemar Lady Gaga tidak menjadi kecewa karena pembatalan. Para Ulama, tokoh adat, dan kelompok kontra juga tidak kecewa karena ada konser yang dinilai tak sopan. Hendaknya kita menghargai seni tetapi tetap menunjukkan berpegang pada budaya,” kata dia.
Sikap Resmi Partai Demokrat
Sekretaris Departemen Hak Asasi Manusia Partai Demokrat, Rachland Nashidik mengatakan partainya mendukung konser Lady Gaga di Jakarta. Polri didesak untuk memberikan izin konser tersebut. Menurut Rachland, pemerintah telah menyatakan sikap resmi bahwa konser Lady Gaga tidak dilarang. Sikap resmi itu telah disampaikan oleh Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan, Djoko Suyanto, sebagai wakil otoritas politik Indonesia.
“Pernyataan itu menjelaskan kebijakan politik hukum pemerintah yang harus dipatuhi dan dilaksanakan oleh Kapolri dan seluruh jajarannya,” kata Rachland dalam keterangan tertulis yang diterima VIVAnews, Senin 21 Mei 2012.
Said Aqil Siradj, Ketum PBNU
Ketua Umum PBNU Said Aqil Siroj mengatakan, kasus kekerasan yang mengatasnamakan kebebasan merupakan bentuk kegagalan reformasi. “Karena, kebebasan kemudian menimbulkan kebebasan bertindak yang bernaung di bawah agama itu,” ujar Said dalam gelaran kegiatan seni dan budaya wayang bertajuk “Ruwatan untuk Negeri”, di Kampus UI Depok, Jumat (18/5/2012) malam.
Terkait rencana konser Lady Gaga, Said menyatakan bahwa iman orang NU tak akan goyah hanya karena kedatangan Lady Gaga. “Kalau kita mau jahat, enggak usah lihat Lady Gaga kok. Buka internet saja, segala macam ada. Bagi NU, mau ada seribu Lady Gaga, enggak akan mengubah keimanan orang NU,” paparnya.
Biem Benjamin, Cawagub Jakarta
Salah satu calon Gubernur DKI Jakarta, Biem Benjamin, menyatakan bahwa dia mendukung konser Lady Gaga. Namun, menurut dia, Gaga harus menyesuaikan penampilannya dengan kultur Indonesia.
“Iya, mendukung. Namun, siapa pun artisnya, kalau di Indonesia harus ikuti peraturan kita,” ujar putra Benyamin Suaeb ini ketika dihubungi, Senin 21 Mei 2012. Biem mencontohkan, Gaga perlu memodifikasi busana dan gerakan. “Kasih tahu aja dia agar menyesuaikan. Busana dan gerakannya jangan erotis,” dia mengimbau.
Mengenai penilaian tampilan Gaga porno atau tidak, Biem mengembalikan itu pada pandangan masing-masing pribadi yang menonton. Menurut Biem, Gaga biasa saja. Apalagi buat dia yang pernah tinggal di Amerika. “Tergantung orangnya,” ujarnya.
Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif
Konser Lady Gaga terganjal izin dari Polda Metro Jaya. Meski demikian promotor tak kehabisan akal. Mereka telah mendapat dukungan dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif untuk konser tersebut.
Menurut promotor Big Daddy Concerts, memang Mabes Polri yang berwenang mengeluarkan izin. Namun mereka membutuhkan rekomendasi dari beberapa pihak. Salah satunya Polda Metro Jaya yang sudah menyatakan sikap tidak mendukung.
“Mabes harus dapat rekomendasi dari beberapa pihak seperti salah satunya itu Polda Metro, juga dari Departemen Pariwisata. Dari mereka kita sudah mendapatkan izin minggu lalu,” ujar bos promotor Michael Rusli, Senin (14/5/2012).
Basuki Tjahja Purnama (Ahok), Cawagub Jakarta
Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama mengatakan pemerintah telah memberi contoh yang salah dalam melarang konser Lady Gaga di Jakarta.
“Harusnya, pemerintah itu taat konstitusi bukan taat konstituen. Soal Lady Gaga enggak bener atau segala macam, saya juga enggak mungkin nonton kok karena jarang mau nonton,” ujar Ahok di Gereja Katedral, Jakarta, Sabtu, (19/5/2012).
Mantan politikus Golkar ini menjelaskan, jika memang konser Lady Gaga bertentangan dengan agama masyarakat tidak akan menonton. Tetapi, pemerintah tidak harus berpegang kepada konstitusi bukan ayat suci.
“Kita tidak boleh taat pada ayat suci di hadapan pemerintah, kita taat pada ayat-ayat konstitusi, ayat suci itu untuk saya pribadi. Makanya saya pertanyakan pada ormas-ormas itu, kenapa tidak mau periksa pejabat yang korup, kenapa enggak berlakukan potong kepala saja sekalian kalau enggak bisa membuktikan harta kekayaannya dari mana. Itu munafik,” tegasnya.
Rully Chairul Azwar, Waka Komisi X DPR
Wakil Ketua Komisi X DPR Rully Chairul Azwar mengatakan penolakan Lady Gaga oleh ormas terlalu berlebihan. Alasannya, penampilan Lady Gaga di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta tidak akan merusak moral ataupun budaya Indonesia.
“Sudah enggak zaman untuk melarang konser. Jadi yang menolak dan tidak suka Lady Gaga ya jangan menonton, jangan ganggu yang nge-fans Lady Gaga,” kata Rully kepada detikcom, Senin (21/5/2012).
Rully menambahkan, Polri seharusnya berkoordinasi dengan pihak promotor untuk mengatur konser dan konsep busana yang akan dikenakan oleh pemilik nama asli Stefani Joanne Angelina Germanotta ini.
“Diatur saja, misalnya usia penonton termasuk lokasi konser supaya tidak mengganggu yang lain. Tetapi jangan dibatalkan, kasihan yang sudah beli tiket termasuk persiapannya,” imbuhnya.
Lagipula, konser Lady Gaga akan menambah daya promosi Indonesia bagi dunia Internasional. Selain itu, industri kreatif Indonesia, kata Rully dapat mengambil contoh baik dari strategi pemasaran di setiap pertunjukan Lady Gaga.
“Menurut saya konser ini harus dilanjutkan karena ini sudah disiapkan jauh-jauh hari. Jangan hanya karena dua kelompok malah dilarang, tidak boleh seperti itu,” tegas politikus Golkar ini.
Gamawan Fauzi, Menteri Dalam Negeri
Menteri Dalam Negeri, Gamawan Fauzi memperingatkan agar Front Pembela Islam (FPI) tidak mengeluarkan ancaman untuk membubarkan konser Lady Gaga. Menurut dia, di negara demokrasi tidak boleh ada ancam mengancam.
”Di negara-negara demokrasi ini, mana ada ancaman organisasi-organisasi. Tapi bisa saja berpendapat ya. Kalau berpendapat saya juga berpendapat,” katanya di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (21/5).
Menurutnya, kalau mau mengundang Lady Gaga lebih baik dilihat manfaat dan kerugiannya. Kalau ternyata memang lebih banyak manfaatnya, ia mempersilakan. Kalau lebih banyak kerugiannya, maka sebaiknya tidak dilakukan.
Lukman Hakim, Wakil Ketua MPR dari PPP
Wakil Ketua MPR Lukman Hakim Saifuddin kurang sepakat dengan pelarangan konser Lady Gaga di Jakarta. Menurut Lukman, sebenarnya ada win-win solution, dengan meminta Lady Gaga berpenampilan santun di Indonesia.
“Mengapa kita tak kedepankan pendekatan win-win solution dalam menghadapi konser Lady Gaga? Toleransi dan kearifan amat diperlukan dan harus dimiliki justru oleh elit negeri ini, agar ke-Indonesia-an kita tetap terjaga dan terpelihara. Kita bisa meminta Lady Gaga untuk berpakaian, bernyanyi, dan beratraksi panggung yang sesuai dengan budaya kita,” kata Lukman.
Hal ini disampaikan Lukman kepada detikcom, Selasa (22/5/2012).
Dengan begitu, menurut Lukman, tak ada yang patut dikhawatirkan lagi dari pertunjukkan Lady Gaga. “Dunia pun bisa menilai, bagaimana kita sebagai bangsa besar dengan mayoritas muslim terbesar di dunia mampu menyelesaikan masalah tersebut dengan arif,” terang Wakil Ketua Umum PPP ini.
Indra J Piliang dari Partai Golkar
Dalam akunt Twitternya, Indra J Piliang juga memberikan komentar mengenai penolakan konser Lady Gaga dan secara tidak langsung mendukung konser tersebut tetap dilaksanakan.
“Jadi, kalau Lady Gaga konser, di Indonesia akan lahir Kerajaan Iblis, begitu logikanya? Lha, iblis itu terus ada tanpa perlu konser, koq.”
Beberapa Politikus Senayan
“Dari segi semangat kebangsaan, insiden larangan ini menunjukkan negara telah gagal menjaga semangat pluralisme,” kata Wakil Ketua Komisi Keamanan DPR Tubagus Hasanuddin dari PDIP kemarin. Kepolisian semestinya memberi penilaian obyektif atas rencana pergelaran konser Lady Gaga di Gelora Bung Karno, Senayan, pada 3 Juni itu. Dia berharap Polri profesional dan terbebas dari tekanan kelompok mana pun.
Anggota Komisi Kebudayaan DPR, Popong Otje Djundjunan dari Partai Golkar, juga mengatakan pelarangan konser Lady Gaga berlebihan. “Seharusnya masih bisa dibicarakan,” kata dia.
Sekretaris Fraksi Partai Demokrat Saan Mustofa berharap ada landasan hukum yang lebih kuat di balik pelarangan penyanyi dan penulis lagu berusia 26 tahun bernama lengkap Stefani Joanne Angelina Germanotta itu. Terlebih, 55 ribu lembar tiket untuk konser bertajuk “The Born This Way Ball” itu sudah ludes terjual. “Makanya, kepolisian harus membeberkan satu per satu alasannya.”
Beberapa Selebritis Fans Lady Gaga
Di antara publik figur yang lain, kalangan selebritis di Indonesia terlihat paling banyak berkomentar negatif terkait pelarangan konser Lady Gaga di Indonesia.
Vokalis band Kotak, Tantri Syalindri melalui akun @tantrikotak hari ini menulis: “Padahal gw sama chua udah prepare pakaian buat nonton konser Lady Gaga #gagalKonserLadyGaga”.
VJ Daniel Mananta @vjdaniel:” It’ll be cool misalnya SBY kasih speech di opening konser Lady Gaga, lalu bilang, “ini bukti saya ga takut sama preman”
Sarah Sechan @sarseh menulis:”Maksudnya apa nih Lady Gaga melanggar UU pornografi? dia mau konser sambil bikin anak di panggung?”
Benar, kali ini Hidayat Nur Wahid jadi korban fitnah
Calon Gubernur DKI Jakarta Hidayat Nurwahid menjadi korban kesalahan penulisan berita. Hidayat sendiri, menyebut itu sebagai fitnah terhadap dirinya dan upaya adu domba.
Seperti diberitakan sebelumnya, dalam kasus penyebutan ormas yang menolak Lady Gaga sebagai munafik, Hidayat menjelaskan bukan dirinya yang mengatakan hal itu. Hidayat mengaku mendengarkan ucapan itu dari mulut Basuki T Purnama alias A Hok, cawagub pasangan Jokowi dari PDIP-Gerindra dalam sebuah acara kaum Katolik di Jakarta Pusat.
"Saya memang pernah mendengar pernyataan itu, tapi bukan dari saya. Dari pak A Hok, cawagubnya Jokowi, dalam forum dialog publik yang diselenggarakan oleh umat Katolik, Sabtu kemarin di Jakarta," jelas Hidayat seperti dilansir Suara Islam Online, Ahad (20/5/2012).
Setelah melakukan penelusuran, SI Online mendapatkan kebenaran seperti yang telah disampaikan Hidayat. Ternyata yang menulis berita fitnah itu, selain Indonesia Today juga Vivanews. (lihat: http://www.itoday.co.id/politik/7911-hidayat-nurwahid-tuding-ormas-penolak-konser-lady-gaga-munafik dan http://showbiz.vivanews.com/news/read/315003-kata-ahok-dan-hidayat-soal-konser-lady-gaga)
Berbeda dengan dua media online itu, sejumlah media lain seperti Tribunnews, Sindonews dan Inilah.com, menuliskan bahwa perkataan ormas munafik itu adalah ucapan A Hok.
Tribunnews dalam berita berjudul "Ahok: Pemerintah Berikan Contoh Salah" menulis:
Ahok pun mempertanyakan mengapa ormas-ormas yang sering bertindak kekerasan mengapa tidak mau memeriksa pejabat yang korup.
Makanya saya pertanyakan kepada ormas-ormas itu kenapa tidak mau periksa pjabat yang korup?
"Kenapa tidak potong kepala sekalian saja yang enggak bisa buktikan hartanya darimana? Kan munafik," tegas calon wakil gubernur yang berpasangan dengan Joko Widodo dalam Pemilukada DKI Jakarta Juli mendatang.
(lihat: http://jakarta.tribunnews.com/2012/05/19/ahok-pemerintah-berikan-contoh-yang-salah)
Inilah.com juga menulis senada dengan berita berjudul "Ahok Tak Setuju Konser Lady Gaga Dilarang":
Mantan politikus Golkar ini menjelaskan, jika memang konser Lady Gaga bertentangan dengan agama masyarakat tidak akan menonton. Tetapi, pemerintah tidak harus berpegang kepada konstitusi bukan ayat suci.
"Kita tidak boleh taat pada ayat suci di hadapan pemerintah, kita taat pada ayat-ayat konstitusi, ayat suci itu untuk saya pribadi. Makanya saya pertanyakan pada ormas-ormas itu, kenapa tidak mau periksa pejabat yang korup, kenapa enggak berlakukan potong kepala saja sekalian kalau enggak bisa membuktikan harta kekayaannya dari mana. Itu munafik," tegasnya.
(lihat: http://metropolitan.inilah.com/read/detail/1862729/ahok-tak-setuju-konser-lady-gaga-dilarang)
Sementara Sindonews menuliskan dalam berita berjudul "Metropolitan Ahok menantang Ormas penentang Lady Gaga" dengan kalimat:
Dirinya pun menantang sebuah ormas yang selalu menggembar gemborkan asas agama untuk mengurusi koruptor, bukan hanya mengurusi aurat dan sebagainya.
"Ayat suci untuk saya pribadi. Makanya saya pertanyakan pada ormas-ormas itu, kenapa tidak mau periksa pejabat yang korup? Kenapa tak berlakukan potong kepala aja sekalian kalau koruptor gak bisa membuktikan harta kekayaannya dari mana. Itu munafik," tegasnya.
(lihat: http://www.sindonews.com/read/2012/05/19/437/632037/ahok-menantang-ormas-penentang-lady-gaga)
Apakah Hidayat Nurwahid telah menggunakan hak jawabnya untuk membantah berita fitnah diatas dan bahkan melayangkan somasi?. Media Islam sudah menanyakannya kepada Hidayat, tetapi hingga berita ini diturunkan belum ada jawaban darinya.
Seperti diberitakan sebelumnya, dalam kasus penyebutan ormas yang menolak Lady Gaga sebagai munafik, Hidayat menjelaskan bukan dirinya yang mengatakan hal itu. Hidayat mengaku mendengarkan ucapan itu dari mulut Basuki T Purnama alias A Hok, cawagub pasangan Jokowi dari PDIP-Gerindra dalam sebuah acara kaum Katolik di Jakarta Pusat.
"Saya memang pernah mendengar pernyataan itu, tapi bukan dari saya. Dari pak A Hok, cawagubnya Jokowi, dalam forum dialog publik yang diselenggarakan oleh umat Katolik, Sabtu kemarin di Jakarta," jelas Hidayat seperti dilansir Suara Islam Online, Ahad (20/5/2012).
Setelah melakukan penelusuran, SI Online mendapatkan kebenaran seperti yang telah disampaikan Hidayat. Ternyata yang menulis berita fitnah itu, selain Indonesia Today juga Vivanews. (lihat: http://www.itoday.co.id/politik/7911-hidayat-nurwahid-tuding-ormas-penolak-konser-lady-gaga-munafik dan http://showbiz.vivanews.com/news/read/315003-kata-ahok-dan-hidayat-soal-konser-lady-gaga)
Berbeda dengan dua media online itu, sejumlah media lain seperti Tribunnews, Sindonews dan Inilah.com, menuliskan bahwa perkataan ormas munafik itu adalah ucapan A Hok.
Tribunnews dalam berita berjudul "Ahok: Pemerintah Berikan Contoh Salah" menulis:
Ahok pun mempertanyakan mengapa ormas-ormas yang sering bertindak kekerasan mengapa tidak mau memeriksa pejabat yang korup.
Makanya saya pertanyakan kepada ormas-ormas itu kenapa tidak mau periksa pjabat yang korup?
"Kenapa tidak potong kepala sekalian saja yang enggak bisa buktikan hartanya darimana? Kan munafik," tegas calon wakil gubernur yang berpasangan dengan Joko Widodo dalam Pemilukada DKI Jakarta Juli mendatang.
(lihat: http://jakarta.tribunnews.com/2012/05/19/ahok-pemerintah-berikan-contoh-yang-salah)
Inilah.com juga menulis senada dengan berita berjudul "Ahok Tak Setuju Konser Lady Gaga Dilarang":
Mantan politikus Golkar ini menjelaskan, jika memang konser Lady Gaga bertentangan dengan agama masyarakat tidak akan menonton. Tetapi, pemerintah tidak harus berpegang kepada konstitusi bukan ayat suci.
"Kita tidak boleh taat pada ayat suci di hadapan pemerintah, kita taat pada ayat-ayat konstitusi, ayat suci itu untuk saya pribadi. Makanya saya pertanyakan pada ormas-ormas itu, kenapa tidak mau periksa pejabat yang korup, kenapa enggak berlakukan potong kepala saja sekalian kalau enggak bisa membuktikan harta kekayaannya dari mana. Itu munafik," tegasnya.
(lihat: http://metropolitan.inilah.com/read/detail/1862729/ahok-tak-setuju-konser-lady-gaga-dilarang)
Sementara Sindonews menuliskan dalam berita berjudul "Metropolitan Ahok menantang Ormas penentang Lady Gaga" dengan kalimat:
Dirinya pun menantang sebuah ormas yang selalu menggembar gemborkan asas agama untuk mengurusi koruptor, bukan hanya mengurusi aurat dan sebagainya.
"Ayat suci untuk saya pribadi. Makanya saya pertanyakan pada ormas-ormas itu, kenapa tidak mau periksa pejabat yang korup? Kenapa tak berlakukan potong kepala aja sekalian kalau koruptor gak bisa membuktikan harta kekayaannya dari mana. Itu munafik," tegasnya.
(lihat: http://www.sindonews.com/read/2012/05/19/437/632037/ahok-menantang-ormas-penentang-lady-gaga)
Apakah Hidayat Nurwahid telah menggunakan hak jawabnya untuk membantah berita fitnah diatas dan bahkan melayangkan somasi?. Media Islam sudah menanyakannya kepada Hidayat, tetapi hingga berita ini diturunkan belum ada jawaban darinya.
Monday, April 9, 2012
Russia : Persiapan PERANG NUKLIR Kami sudah 100% Apabila Akhir tahun ini Pecah Perang Nuklir....!!!
oleh Fmy Kaka Indra
Berikut Data Kekuatan Nuklir Russia 23 Januari 2012 :
1. Jumlah Bom Nuklir Aktif 16.000 Buah = apabila di Ledakan Semua Bisa Menghancurkan planet Bumi ini.
2. Bom Nuklir TERBARU dan TERCANGGIH di Planet BUMI saat ini adalah Rudal Nuklir BULAVA
- Kekuatan 10.000 kali Labih Dahsyat dari pada BOM ATOM Nagasaki dan Hiroshima
- Mampu Menghancurkan 5 Kota Sekaligus dalam 10-20 Detik.
- Akbiat Radiasi = 20.000 tahun Tidak bisa di tempati oleh Makhluk Hidup
- Bisa di bawa oleh Kapal Selam maupun Pesawat Tempur dan Juga Bisa di Luncurkan dari Darat.
3. Bom Nuklir TERBESAR yang pernah di uji Coba adalah TSAR BOMBA
- Kekuatan 100 Megaton
- Bisa Menghancurkan Negara Sebesar Singapura
4. Negara dengan Jumlah BOM HIDROGEN Terbanyak di Dunia bahkan Melebihi Amerika Serikat
- Jumlah Bom Hidrogen = 6.000 buah.
- kekuatan = 2 Bom Atom Hiroshima dan Nagasaki
Dmitry Medvedev "jika Perang Nuklir Terjadi Nanti, bisa di Pastikan bahwa Semua kota beserta pabrik-pabrik senjata akan Musnah sehingga perang Selanjutnya, Manusia akan berperang Seperti Zaman Dahulu kala, Yakni dengan Pedang, Panah, Tombak dan Juga Tameng Besi serta menggunakan Kuda"
Source : http://en.rian.ru/
Wednesday, October 6, 2010
Download Film Sang Murabbi dan Ceramah KH. RAHMAT ABDULLAH
SANG MURABBI
K.H. RAHMAT ABDULLAH dilahirkan di kota Jakarta pada
tanggal 3 Juli 1953. Putra kedua dari 4 bersaudara ini
hidup dari keluarga asala Betawi yang sederhana dan
taat beragama. Pada usia 11 tahun ia harus menapaki
hidupnya tanpa asuhan sang ayah, karena saat itu ia
telah menjadi seorang anak yatim.
Awal pendidikan resminya disamping dididik oleh kedua
orang tua, ia memasuki sebuah perguruan Islam yang
terkenal di Jakarta, yakni Perguruan Islam As
Syafi'iyah bimbingan KH. Abdullah Syafiâ'i hingga
menamatkan sekolah Aliyah (tingkat menengah) dengan
prestasi yang gemilang.
Rahmat Abdullah muda sangat berbeda dengan kaum remaja
seusianya pada saat itu. Ia taat beribadah, selain
memiliki karakter dan akhlaq yang mulia. Hari-harinya
dihabiskan untuk belajar, membaca dan membaca. Bahkan,
diusianya yang sangat muda ia telah memposisikan
dirinya sebagai guru di tempat ia menuntut ilmu.
Dunia Ilmu adalah dunia yang sangat melekat dalam
dirinya. Kegemaran membaca Al Quran dan aneka buku
membuat ia jauh lebih cepat matang dibandingkan
remaja-remaja lain pada umumnya. Disaat itulah ia
mulai banyak membaca karya pemikiran dan perjuangan
tokoh-tokoh seperti HOS Cokro Aminoto, Moh Natsir,
Hasan Al Banna, Sayyid Qutb, Abul Ala Maududi dan
tokoh-tokoh pergerakan islam lainnya. Disamping ia
tetap menekuni kitab-kitab klasik (kitab kuning)
sebagai warisan sejarah.
Kebersihan jiwanya telah mengantarkan Rahmat Abdullah
menjadi pemuda pembelajar cepat yang sangat cemerlang
seperti lautan ilmu tanpa menyandang gelar. Ia
perpaduan antara khazanah ilmu-ilmu keislaman klasik
dan pandangan Islam modern yang tidak dimiliki oleh
banyak orang yang berlabel Ustadz.
Dunia seni dan sastra sebagai media komunikasi budaya
juga merupakan bagian dari dirinya yang tak pernah
lepas. Antara bakat dan semangat telah melekat. Ia
gemar dzikir dan fikir, membaca fenomena alam yang
kemudian diekspresikan dalam bentuk produk seni,
seperti puisi, esai, butir-butir nasyid dan naskah
drama. Oleh karena itulah banyak orang cendrung
menjulukinya sebagai seorang œbudayawan.
Sebagai seraong da'i sejati, ia habiskan waktu, tenaga
serta pikirannya untuk kegiatan da'wah. Siang dan
malam dilaluinya dengan pengajian demi pengajian tanpa
mengenal lelah dan keluh kesah. Ia menjadi tempat
anak-anak muda berkonsultasi, berbagi rasa, curahan
hati tanpa ada batas waktu pelayan umat. Itulah
peran yang ia mainkan hingga kini.
Sebagai seorang Muballigh, ia dikenal memiliki
karakter yang khas. Kemampuan retorika tinggi yang
dihiasi oleh sentuhan sastra yang acap kali membuat
para pendengar menangis sebagaimana kemampuan ia
membangkitkan semangat yang menggelora ketika ia
mengangkat isu tentang JIHAD.
Beliau juga aktif mengisi ceramah di radio dan
televisi. Beliau adalah pengisi rubrik rutin Titik
Pandang Rahmat Abdullah di Radio Dakta Bekasi setiap
Sabtu jam 06.30 WIB. Di radio ini pula beliau
menggagas rubrik SAMARA yang disiarkan setiap malam
rabu.
Sebagai seorang penulis, beliau aktif menulis buku dan
mengisi rubrik dibeberapa majalah Islam seperti
majalah SABILI, ISHLAH, SAKSI, Da'watuna, dan UMMI,
TARBAWI. Di majalah yang terakhir inilah beliau secara
rutin mengisi rubrik Asasiyat yang kemudia oleh
Pustaka Da'watuna diterbitkan menjadi sebuah buku
dengan judul 'Uktukmu Kader Da'wah' pada tahun 2005.
Buku inilah sebagai persembahan terakhir beliau.
Awal tahun 80an ia memasuki dunia Harakah Islamiyah
yang pada saat itu mulai tumbuh di Indonesia hingga
mengantarkan beliau sebagai pakar dalam bidang
TARBIYAH (Syaikh at Tarbiyah).
Dengan bermodalkan sepeda motor tua ia masuk kampung
keluar kampung, masuk kampus keluar kampus menabur
fikrah Islamiyah yang shahih dan syamil. Fikroh dan
manhaj da'wah yang didistribusikan ternyata mendapat
sambutan yang hangat dari berbagai kalangan yang
kemudian menjadi cikal bakal berdirinya PK Sejahtera.
Awal tahun 1990 beliau memasuki pengembangan dunia
pendidikan dan social secara formal, sebagai wujud
dari kepeduliannya terhadap lingkungan. Ia mendirikan
ISLAMIC CENTRE IQRO'™ yang bergerak dalam bidang
pendidikan, social, dan da'wah di wilayah Pondok Gede,
Bekasi, Jawa Barat. Disinilah ia menetap dan disinilah
ia berekspresi mengembangkan citia citanya melalui
kajian-kajian kitab klasik setiap Ahad pagi.
Proses perjalanan da'wah yang panjang akhirnya telah
menggiringnya kepada keterlibatan dalam dunia politik
yang kini ia geluti. Partai Keadilan yang kemudian
berubah menjadi Partai Keadilan Sejahtera, adalah
bagian dari dirinya. Ia salah seorang pendiri dari
partai berbasis Islam intelektual itu.
Posisi kepemimpinan tinggi dalam partai telah pula
dijabatnya. Pada periode 2004/2005 beliau menjabat
sebagai ketua MPP (Majelis Pertimbangan Partai) dan
setelah itu baru saja dikukuhkan sebagai ketua Badan
Disiplin Organisasi PK Sejahtera untuk periode
2005-2010.
Hari hari kehidupannya diwarnai oleh kesibukan yang
luar biasa. Mengajar, memberi taujih pada acara
kepartaian, ceramah di berbagai stasiun radio dan
televisi, mengisi seminar seminar keislaman di
berbagai daerah dan luar negeri, menulis artikel di
sejumlah media cetak, disamping melakukan lobby
politik dengan berbagai kalangan. Hingga maut
menjemputnya.
Ini adalah biografinya yang difilmkan :
Tanggal Rilis :2008
Jenis Film :Biografi
Diperankan Oleh :Sutan Reinaldy, Astri Ivo, Aty Cancer
Ringkasan Cerita FILM SANG MURABBI :
Sang Murabbi adalah film biografi tahun 2008 yang menceritakan kehidupan Almarhum KH Rahmat Abdullah (1953-2005). Launcing film ini berbarengan dengan ulang tahun PKS yang ke X di senayan. Beliau adalah seorang ulama yang termasuk dalam pendirian Partai Dakwah (Partai Keadilan = sekarang PKS). Film ini sebagai upaya untuk mengingatkan para kader untuk kembali kepada tujuan dakwah itu sendiri (asholah dakwah).
Film ini disutradarai oleh Zul Ardhia. Di sepanjang film, banyak dijumpai dokumentasi tentang Rahmat Abdullah, sementara di akhir film, terdapat testimonial dari KH Hilmi Aminuddin (Ketua Majelis Syuro PKS), Tifatul Sembiring (Presiden PKS), dan DR Hidayat Nur Wahid (Ketua MPR RI). Dua lagu soundtrack film ini dibawakan oleh kelompok Nasyid Izzatul Islam, yakni Sang Murobbi dan Doa Robitoh.
Download FILM SANG MURABBI
CD1, CD2 [VCDRip|235MB-rmvb] Server mediafire
Bagi yang ingin mendengarkan ceramah-ceramahnya silahkan download :
Subscribe to:
Posts (Atom)

















